Page 199 - Perdana Menteri RI Final
P. 199

dilakukan oleh Halim juga diterapkan ketika ia   kementerian pembangunan masyarakat yang   sidang tidak memberikan kesempatan pada   menjelaskan bahwa kebijakan ekonomi berupa
 menentukan program kerja.  62  dijawab oleh pemerintah bahwa hal tersebut tidak   peserta sidang untuk menjawab atau memberikan   tindakan moneter sudah seharusnya dirahasiakan

 mungkin untuk dilakukan. untuk mengatasi   sanggahan  terhadap  pertanggungjawaban  terlebih dahulu dari luar lingkaran pembuat
 Selain adanya program utama kabinet yaitu untuk
 defisit keuangan negara, pemerintah Republik   PM Halim. Jeda waktu yang diberikan untuk   kebijakan, jika tidak maka akan terjadi kekacauan
 membentuk negara kesatuan, kabinet halim juga
 berencana untuk melakukan penghematan dan   sidang pada hari berikutnya tentu saja membuat   dan banyak pihak yang akan mengambil
 mempunyai program kerja lain, diantaranya
 meningkatkan penghasilan. Disamping itu juga   para  anggota  Badan  Pekerja  berfikir  dua kali   keuntungan. Dari pengalaman politik Halim
 menyelenggarakan program politik buruh tani
 pemerintah  Republik  akan  meminta  bantuan   untuk menggulingkan Kabinet Halim yang   sebelum menjabat sebagai perdana menteri itulah
 yang berpedoman pada pasal 27 ayat 3 dan pasal
 keuangan pada pemerintah RIS yang berperan   sedang  memperjuangkan  negara  kesatuan.   Halim mampu menghadapi warna (partai politik)
 33 UUD 1945; mendemokratisir kehidupan
 sebagai pemerintah pusat. Halim menanggapi   Dalam sidang berikutnya, Badan Pekerja justru   dalam kabinetnya. Mempunyai posisi sebagai
 politik dan pemerintahan (kebebasan berbicara,
 usul perubahan kabinet atau  reshuffle sebagai   mengeluarkan mosi percaya pada Kabinet Halim   perdana  menteri,  tidak  lantas  membuat  Halim
 menyampaikan pendapat dan penyelenggaraan
 bentuk mosi tidak percaya pada pemerintah. 66  untuk melanjutkan program kerjanya. 67  merasa berkuasa.  Untuk  menjaga kesolidan
 pemilu);  melakukan  rehabilitasi  korban-
                                                               kabinetnya, Halim  justru banyak melakukan
 korban perjuangan; memajukan pembangunan   Kabinet  Halim mengalami  permasalahan  lain   Kabinet Halim menghadapi permasalahan   personal approach terhadap para anggota partai
 budi dengan menjamin kebebasan beragama   terkait program kerja menteri. Badan pekerja   ekonomi yang diberlakukan oleh pemerintah   termasuk para menteri dalam kabinetnya
 sesuai UUD 1945 pasal 29; serta memperluas   KNIP mengadakan sidang untuk menentukan   pusat RIS tentang pemberlakuan Kebijakan   dengan mendatangi secara langsung untuk
 63
 pendidikan dan pengajaran rakyat.    mosi percaya/tidak percaya atas permasalahan   Gunting  Syarifuddin  pada  tanggal  19  Maret   mendiskusikan permasalahan yang dihadapi.
 tersebut. Program kerja yang dipermasalahkan   pukul 08.00 malam. Tindakan moneter   Dengan demikian, berbagai permasalahan
 Dalam bidang pendidikan, Mangunsarkoro
 oleh Badan Pekerja berasal dari menteri   Pemerintah RIS melalui menteri keuangan   kepartaian dan kabinet dapat diatasi. Dalam
 mengadakan program perluasan pendidikan
 perburuhan, dr. Ma’as atas program pembagian   dengan ketentuan pengguntingan uang menjadi   setiap perundingan penting, Halim seringkali
 dengan mendirikan sekolah-sekolah baru
 sepeda untuk para buruh. Pada dasarnya program   dua bagian dan nilainya berlaku setengah   melakukan lobbying terlebih dahulu sebelum
 di  wilayah  Republik  dan  pengadaan  tenaga
 utama kabinet disusun oleh perdana menteri   dari  nilai  asli  uang  kertas  tersebut.  Kebijakan   melakukan pertemuan atau sidang. Jadi. ketika
 guru. Kemudian kerjasama pendidikan antara
 dan  perincian  program  lainnya  dibuat  oleh                sidang berlangsung pihaknya sudah mengetahui
 pemerintah RI dan RIS dalam bidang pendidikan   ini dilakukan untuk menekan inflasi yang
 masing-masing  menteri.  Meskipun  demikian,   68             goal tidaknya maksud tersebut.  71
 tinggi  dilakukan  dengan  kerjasama  pendirian   tinggi.  sebagai tindak lanjutnya, pemerintah
 Halim selaku perdana  menteri kemudian   mengeluarkan uang kertas baru berdasarkan UU
 fakultas dan persamaan ijazah antara universitas
 mempertanggung jawabkan dan mengakui   DArurat No.12 tahun 1950. 69
   64
 di Republik dan RIS .  Adanya demobilisasi                    PROPAGANDA REPUBLIK: SIMPATI
 kelalaiannya atas program dari menteri tersebut
 pelajar pejuang untuk kembali ke sekolah turut                DAN PARTISIPASI MENUJU NEGARA
 dihadapan para Badan Pekerja. Pada saat itu   Banyak diantara masyarakat Republik yang
 dikedepankan program perluasan pendidikan                     KESATUAN
 pembelaan terhadap PM Halim hanya datang   tidak  menghendaki  pengguntingan  uang
 yang dilakukan oleh menteri P & K.  65
 dari  Partai  Sosialis  Indonesia, anggota  lainnya   melakukan penukaran uang tersebut dengan   Konstitusi RIS pada dasarnya mempunyai
                                     70
 Kabinet Halim menghadapi berbagai kritik dan   hanya melontarkan kritik terkait kebijakan   nilai yang lebih rendah.  Selain itu, penolakan   bentuk  pemerintahan  yang  sama  dengan  yang
 usulan untuk me-reshuffle kabinet. Usul reshuffle   dalam memperjuangakan negara kesatuan,   tindakan moneter Pemerintah RIS juga berasal   ditetapkan oleh UUD 1945 yaitu bersifat
 tekait dengan pemisahan antara kementerian   usaha-usaha ekonomi, sosial yang berhubungan   dari pihak Pemerintah RI. Tentangan keras   republik.  hanya saja republik  yang dimaksud
 sosial dan perburuhan yang semula ada dalam   dengan perburuhan, dan keuangan negara.   atas kebijakan tersebut berasal dari Menteri   RIS adalah ‘Republik Fusi’ atau Republik
 satu  kementerian yang  sama. pemecahan   Logisnya, para anggota Badan Pekerja akan   P & K, S. Mangunsarkoro yang menganggap   Penggabungan dari beberapa negara. Sedangkan
 kementerian tersebut dikatakan oleh pihak   kehilangan banyak hal ketika kabinet PM Halim   kebijakan tersebut telah melangkahi wewenang   Republik berdasarkan UUD 1945 adalah
                                                                                              72
 pemerintah tidak akan menambah biaya belanja   harus berhenti dalam kondisi negara yang kritis.   pemerintah RI karena  tidak melilbatkan RI   Republik dari Negara Kesatuan.  Konstitusi
 negara. selain itu juga terdapat kritik untuk   Bagaimanapun juga RIS terbentuk dari sendi   dalam memutuskan kebijakan tersebut. Namun,   RIS ditetapkan pada 31 Januari 1950. Dalam
 melakukan penghematan dalam lingkungan   Republik Indonesia. Prawoto sebagai pimpinan   Halim mempunyai pandangan yang berbeda, ia   piagam penandatanganan terdapat 16 wakil





 186  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  187
   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204