Page 319 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 319
Simon mengaku sangat tertarik dengan para pengagum Walisongo akan 1. Maulana Malik Ibrahim, berasal dari para sejarawan ilmiah dalam kajian-
kisah dibawanya buku-buku termasuk kaget bahkan merasa tertipu kalau Turki, ahli mengatur negara. kajian akademik di zaman modern
buku tentang Sunan Bonang di Tuban membaca tulisan Asnan Wahyudi dan 2. Maulana Ishaq, berasal dari ketika membicarakan sosok, eksistensi
ke negeri Belanda yang terjadi dua Abu Khalid. Kedua penulis ini telah Samarkand, Rusia Selatan, ahli dan peranan para ulama penyebar
tahun setelah beberapa orang Belanda menemukan sebuah naskah yang pengobatan. Islam atau sufi ini dengan ungkapan-
mendarat di Banten tahun 1596. Sampai mengambil informasi dari sumber 3. Maulana Ahmad Jumadil Kubro, dari ungkapan yang ambivalen dan serba
sekarang buku-buku tersebut masih orisinil yang tersimpan di musium Mesir. salah. Historiografi tradisional di
tersimpan rapi di Leiden dan diberi Istana Istambul, Turki. Menurut sumber satu sisi dianggap tidak memenuhi
nama “Het Book van Bonang”, yang tersebut, ternyata organisasi Walisongo 4. Maulana Muhammad Al Maghrobi, kriteria ilmiah tapi, di sisi lain, tidak
menjadi sumber acuan bagi para peneliti dibentuk oleh Sultan Muhammad I. berasal dari Maroko. bisa dihindari karena sumber-sumber
sosiologi dan antropologi. Buku seperti Berdasarkan laporan para saudagar 5. Maulana Malik Isro’il, dari Turki, ahli itulah satu-satunya pintu ke masa
itu, kata Hasanu, tidak dijumpai sama Gujarat, Sultan Muhammad I lalu ingin mengatur negara. silam Asia Tenggara tempat limpahan
sekali di Indonesia. Koleksi buku juga mengirim tim yang beranggotakan 6. Maulana Muhammad Ali Akbar, dari informasi tersedia. Penting ditegaskan,
tidak dijumpai yang berkebangsaan sembilan orang, yang memiliki Persia (Iran), ahli pengobatan. “sejarah ilmiah” sudah pasti tidak
Indonesia. Jadi seandainya tidak ada kemampuan di berbagai bidang, tidak 7. Maulana Hasanudin, dari Palestina. dijumpai dalam historiografi abad
“Het Book van Mbonang”, kita tidak hanya bidang ilmu agama saja. Untuk 8. Maulana Aliyudin, dari Palestina. ke-18 ke belakang. Menghendaki
mengenal sama sekali sejarah abad ke-16 itu Sultan Muhammad I mengirim ditemukannya “tradisi ilmiah” dalam
yang dilandasi dengan data obyektif. surat kepada pembesar di Afrika 9. Syekh Subakir, dari Iran. pengertian modern adalah harapan
Akibatnya, sampai saat ini kita tidak Utara dan Timur Tengah, yang isinya Dengan informasi baru itu, menurut yang absurd karena metode ilmiah
memiliki data obyektif tentang Sunan minta dikirim beberapa ulama yang Simon, terjungkir baliklah sejarah belum dikenal. Historiografi tradisional
Ampel, Sunan Giri, Sunan Kalijogo, mempunyai karomah. Berdasarkan Walisongo versi Jawa. Sejarah Walisongo tentang sosok seorang tokoh umumnya
dan juga tentang Syekh Siti Jenar. Yang perintah Sultan Muhammad I itu lalu versi non-Jawa tidak pemah diekspos, ditulis setelah lama tokoh itu wafat.
berkembang pun akhirnya adalah dibentuk tim beranggotakan 9 orang baik oleh ilmuwan Belanda ataupun Sumber tertua tentang sejarah Sunan
kisah-kisah mistik bercampur takhayul, untuk diberangkatkan ke pulau Jawa ilmuwan, agar orang-orang Jawa Gunung Jati misalnya, baru ditemukan
termasuk misteri Syekh Siti Jenar. pada tahun 1404. Tim tersebut diketuai selamanya terus dan semakin tersesat 152 tahun setelah wafatnya yaitu
Bagi Simon, kisah Walisongo yang oleh Maulana Malik Ibrahim yang dari kenyataan yang sebenamya. Dengan naskah Carita Purwaka Caruban Nagari
penuh dengan mistik dan takhayul merupakan ahli mengatur negara dari informasi baru itu maka jelaslah apa ditulis tahun 1720 oleh Pangeran Arya
amat ironis, karena kisah tentang awal sebenamya Walisongo itu. Walisongo
perkembangan Islam di Indonesia, Islam Turki. Berita ini tertulis di dalam Kitab adalah gerakan berdakwah (dari luar Cerbon. Haruslah difahami, ulama
adalah agama yang sangat keras anti Kanzul ‘Hum karya Ibnul Bathuthah, Jawa) untuk menyebarkan Islam. 21 tidak pernah menuliskan aktivitas
yang kemudiah dilanjutkan oleh Syekh
dakwahnya sendiri, atau menyuruh
kemusyrikan.
Maulana Al Maghribi. Secara lengkap, Karena jendela ke masa silam adalah kepada “sekretarisnya,” untuk menjadi
Dalam bagian tulisannya yang nama, asal dan keahlian 9 orang naskah atau historiografi tradisional memoir, agar dikenal apalagi menjadi
membahas Walisongo, ia menyebutkan tersebut adalah sebagai berikut: yang ditulis para penulis pribumi, populer. Dalam dakwahnya, ulama
306 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 307

