Page 348 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 348

verifikasi tetapi juga penting adalah   (Azra 1999: 5-15) bahwa Islam                               ia melakukan penilaian ulang atas      Ajaran dan Jalan Kematian Syekh
                falsifikasi (lihat Popper 1985)         bukan soal wilayah geografis tapi                           teori-teori kedatangan Islam (2013:    Siti Jenar, karya Dr Abdul Munir
            17  Untuk filsafat sejarah Islam lihat di   ajaran. Azyumardi mengkritik                                2-19). Karena pembahasan dalam         Mulkhan, Yogyakarta, 24 Juli 2001.
                antaranya Issawi (1962), Al-Sharqawi    penggunaan istilah ini: “Bahwa                              bukunya Jaringan Ulama tersebut    22  Masih adanya kompromi dengan
                (1981) dan Shiddiqi (1983).             Islam Asia Tenggara adalah periferal                        adalah rekonstruksi akademik           kebudayaan lama ini menimbulkan
            18  Periphery atau peripheral adalah        secara geografis mungkin benar.                             “terakhir” yang luas melalui kajian    perdebatan diantara para sejarawan
                sebuah penggambaran (depiction)         Tetapi, Islam di Asia Tenggara                              disertasi berdasarkan sumber-          tentang apa yang sesungguhnya
                dalam sosiologi yang membagi            periferal dari segi ajaran harus                            sumber otoritatif yaitu pandangan      terjadi di Nusantara. Apakah
                dunia kepada kelompok dominan           diuji secara kritis” (1999: 8). Konsep                      para sarjana dan sejarawan             masyarakat Nusantara benar-
                (negara-negara industri kapitalis)      “periferal” berdampak luas pada                             tentang polemik masuknya Islam         benar melakukan “konversi” atau
                dan kelompok lain yang terutama         “ilegalisasi” budaya Islam. Banyak                          ke Nusantara, maka kesimpulan          hanya “adhesi”? Menurut Anthony
                berada di dunia ketiga yang             kalangan (orientalis maupun                                 “abad ke-7” dan “dari Arabia”          Reid, ketimbang “konversi” yaitu
                secara politik dan ekonomi              kalangan internal Muslim sendiri)                           adalah kesimpulan yang paling up       perpindahan agama kepada Islam
                posisinya lemah. Ketika pada            menganggap “Islam yang asli”                                to date, walaupun itu sebenarnya       atau Kristen, yang sebenarnya
                abad ke-20, negara-negara dunia         adalah Islam Arab yang berwarna                             hanya penegasan ulang yaitu            terjadi adalah “adhesi” (kelekatan)
                ketiga mengalami industrialisasi,       Wahhabi. Khazanah kebudayaan                                memperkuat hasil seminar tahun         berdasarkan kenyataan bahwa yang
                sentralisasi politik dan memiliki       Islam yang kaya dan luas di luar                            1963 di Medan (Hasymi 1963). Yang      mereka lakukan hanyalah konfesi
                organsasi-organisasi politik sipil      dunia Arab dianggap budaya                                  perlu dibedakan adalah “pengaruh       (membaca kalimat syahadat) dan
                seperti Eropa Selatan, Amerika          Islam periferal yang tidak asli,                            kemudian” atau “gelombang Islam        tidak sepenuhnya meninggalkan
                Latin dan negara-negara Asia,           sinkretis, campur aduk dll. Inilah                          besar-besaran” yang memang terjadi     kepercayaan dan ritual-ritual
                tahun 1970an, Wallerstein (1974)        yang membuat Geertz menyebut                                pada abad-abad berikutnya yaitu        animistik dan samanistik
                kemudian mengenalkan istilah            tradisi abangan di Jawa atau Islam                          abad ke-14-16.                         sebelumnya. Setelah masyarakat
                “semi-periphery” (Jary and Jary,        kejawen sebagai tradisi Hindu                           20  Tentang aspek-aspek internasional      Nusantara melakukan “konversi
                1995: 67). Ketika penggunaan istilah    yang tidak berasal dari Islam.                              yang menjadi penunjang suksesnya       agama” mereka masih tetap sebagai
                ini meluas, beberapa orientalis         Pandangan Geerzt banyak menuai                              islamisasi di Nusantara, lihat         Muslim nominal. Lihat, Anthony
                menggunakan “Islam periferal”           kritik terutama dari Hodgson (1974:                         Moeflich Hasbullah, King, Identity     Reid, Southeast Asia in the Age of
                untuk menggambarkan Islam               551) dan kemudian diikuti oleh para                         and Islamization: Psycho-social Aspects   Commerce, Part Two: Expansion
                Asia Tenggara yang berada jauh          sarjana lain. Tentang Islam Jawa                            of Religious Conversion in Southeast   and Crisis, Yale University Press,
                dari pusat (Arab, Timur Tengah).        sesungguhnya adalah budaya Islam,                           Asia in the 15-17 Centuries (2009), atau   1993, hal. 140-143. Argumen ini
                Penggunaan istilah “periferal”          lihat Simuh (2003), Woodward (1999,                         Perdagangan, Internasionalisme dan     diikuti Azyumardi Azra bahwa
                bagi dunia Islam sudah banyak           2010).                                                      Konversi Agama (2012).                 “konversi” umumnya adalah
                dikritik seperti oleh Najib Al-Attas,   19  Kesimpulan Azyumardi tersebut                       21  Hasanu Simon, “Misteri Islamisasi      perubahan atau pergantian dari
                Hussein Alatas dan Nikki Keddie         dibuat setelah dalam 17 halaman                             Jawa,” makalah dalam Diskusi Buku      kepercayaan sebelumnya kepada



         336    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   337
   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352   353