Page 343 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 343

kulit mereka, kelainan leluhur mereka,   juga merupakan jendela untuk melihat   Menerima agama baru bermakna   ditakuti pesaing-pesaingnya (1993: 160).
 atau sejarah yang muncul dialami, tetapi   dunia luar serta sumber pemurnian   memperkuat ekonomi perdagangan   Karenanya, dapatlah dimengerti bahwa
 mereka semua adalah dari komunitas ini.   dan pembaharuan agama. Ajaran Islam,   karena para penguasa Nusantara harus   islamisasi di Nusantara sejak masa
 Dengan komunikasi yang lebih cepat,   “mengintegrasikan kaum Muslimin   tetap menjalin kontak persuasifnya   awal, disambut oleh istana dan para
 dan dengan kemampuan, misalnya,   Nusantara ke dalam komunitas global.”   dengan para pedagang Arab, Muslim   raja karena perdagangan telah banyak
 untuk terbang lima puluh penerbangan   36  Bagi para penguasa, menyatu dengan   India dan Cina.  memberikan arti pada mereka selain
 setiap minggu ke Mekah dengan jamaah   masyarakat internasional atau kekuatan   ekonomi. Melalui perdaganganlah para
 haji dari Indonesia dan kemudian   global melalui konversi agama, memberi   Ketiga, konversi juga berarti memperkuat   penguasa Nusantara tertarik menjadi
 membawa mereka pulang, rasa menjadi   harapan dan janji-janji, dan juga   negara. Kesultanan Aceh menjalin   Muslim dan terlibat dalam aktivitas-
 bagian dari komunitas telah tumbuh.   merupakan langkah strategis untuk   aliansi dengan Turki Ustmani, di   aktivitas agama baru yaitu Islam
 Teknologi modern telah menghasilkan   mendapat berbagai keuntungan:  mana Sultan meminta bantuan Turki   (Hooker, 1983: 7).
                                      38
 penguatan nilai-nilai tradisional   untuk menghadapi Portugis.  Aliansi
 berdasarkan fakta bahwa itu membuat   Pertama, para penguasa atau para   Aceh-Turki kemudian menyulut
 komunikasi nilai-nilai tradisional lebih   raja secara personal masuk ke dalam   perang pertama Aceh dengan pihak   Kesimpulan
 udah. Perjalanan konstan ini adalah   lingkaran komunitas politik ekonomi   Belanda pada tanggal 5 April 1873   Demikianlah islamisasi dan perubahan
 salah satu elemen yang berkontribusi   internasional. Seiring dengan kekuatan   yang kemudian menjadi peperangan   sosial ekonomi adalah dua sisi mata
 pada evolusi Islam di masa modern Asia   Islam sedang menggurita secara   yang berlangsung lama. Kerajaan   uang yang tidak bisa dipisahkan. Dari
 Tenggara - ada peningkatan rasa menjadi   politik dan ekonomi, konversi kepada   Madjapahit yang oleh sebagian dipercaya   proses perubahan sosial ekonomi yang
 bagian dari komunitas Muslim yang   Islam memperkuat posisi politik para   diruntuhkan oleh tentara Demak pada   terjadi abad ke-15-17 yang disebabkan
 dimungkinkan oleh teknologi modern.   penguasa karena kekuatan Islam   1520, kemudian diikuti oleh hegemoni   oleh pengaruh islamisasi, terdapat proses
 Radio dan televisi dapat berkontribusi   akan mempengaruhi kemajuan atau   Islam di Jawa. Kasus-kasus tersebut   transformasi sosial budaya penting yang
 pada penguatan nilai-nilai tradisional,   keruntuhan sebuah kerajaan. Dalam   memunculkan asumsi kuat bahwa   perlu dicatat sebagai kesimpulan:
 yang merupakan pelajaran yang harus   konteks inilah, Jay mengatakan, “hingga   orang-orang Islam memiliki pasukan
 dipelajari orang Barat. 35  akhir abad ke-15 sejumlah orang   militer yang kuat. Beberapa istana   Pertama, transformasi dari situasi lokal
 Jawa yang sudah masuk Islam telah   kerajaan memiliki pasukan tentara   dan regional Nusantara ke situasi
 Sebagaimana perdagangan, sistem   mengalami kenaikan kepemimpinan   yang kuat dengan 3.000 tentara di Pasai   global dan kosmopolit melalui aktivitas
 kepercayaan dan ritual Islam juga   politik di kota-kota sepanjang pantai   (pada tahun 1518), 40.000 tentara di Aceh   perdagangan internasional. Johan
 memberi landasan terbentuknya   utara Jawa seperti Ngampel, Bonang,   (tahun 1620), 30.000 pasukan dimiliki   Hendrik Meuleman menyimpulkan,
 imajinasi komunitas internasional   Gresik, Demak, Tuban, Jepara dan   Tuban yang siap bergerak selama 24   orang seolah baru merasakan era
 ini. Ibadah haji mempersatukan umat   Cirebon.” 37  jam, hingga 100.000 tentara tersedia di   globalisasi terjadi pada abad ke-20,
 Islam Nusantara dengan seluruh umat   Malaka (sekitar tahun 1520) (Ried, 1980:   padahal di Asia Tenggara, globalisasi
 Islam di dunia, haji yang merupakan   Kedua, perpindahan agama telah   329). Agama baru, kata Reid, dengan   sudah terjadi sejak abad ke-15/16 yang
 saluran komunikasi dan informasi   menaikkan ekonomi perdagangan   dukungan massa dan ekonominya   dikuasai para saudagar Arab dan
 yang terpenting. Makkah, selain kiblat,   dan kesejahteraan negara kerajaan.   dapat menjadi sumber kekuatan yang   Cina.  Kedua, transformasi berupa
                                                         39


 330  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   331
   338   339   340   341   342   343   344   345   346   347   348