Page 340 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 340

ekonomi, faktor psikologis sebagaimana   itu, mereka menyatu dalam kegiatan                         masyarakat internasional dengan ciri-  antaranya dibangun melalui institusi
            dinyatakan Ricklefs,                    perdagangan tanpa sekat-sekat atau                          ciri kosmopolitan yang kuat. Secara    peribadatan Islam yaitu haji. Melalui haji,
                                                    batasan keagamaan. Bangsa-bangsa                            psikologis, menjadi Muslim tak sekedar   masyarakat Muslim di seluruh dunia
            Di Malaka, jaringan perdagangan         Eropa pun ditemukan belajar kepada                          berarti berpindah agama dan menikmati   membangun solidaritas keagamaan
            Indonesia terhubung dengan rute-rute    penduduk pribumi (Lombard, 2005: 7).                        kemakmuran hidup, tetapi lebih dari    mereka melalui haji dan Mekkah sebagai
            yang mencapai wilayah barat India,                                                                  itu masih belum masuk kedalam sistem   simbol keumatan mereka. Lebih jauh,
            Persia, Arab Saudi, Syria, Afrika Barat   Melalui rute perdagangan ini,                             masyarakat global dan menjadi warga    Shih menjelaskan bahwa Islam di Asia
            dan kawasan Mediterranean, wilayah      masyarakat Nusantara tidak hanya                            dunia yang disebut ‘”umat.” Sydney     Tenggara memiliki karakteristik yang
            utara Siam, Pegu, dan wilayah timur ke   disadarkan tentang adanya sebuah                           Jones (1984), mengatakan bahwa pada    sangat khusus, ada konsep Islam di
            Cina dan mungkin hingga Jepang. Ini     aktivitas perdagangan yang luar                             abad ke-17, pengertian “umat” bagi     seluruh umat. Kita benar-benar tidak
            adalah sistem perdagangan terbesar saat   biasa, tetapi juga menyaksikan realitas                   kelompok Muslim ini bukan hanya        memiliki kata untuk itu dalam bahasa
            itu dan dua tempat pertukaran penting   internasional dan kosmopolitanisme                          wilayah Nusantara melainkan seluruh    Inggris, tetapi itu adalah perasaan bahwa
            adalah Gujarat di barat utara India dan   dunia yang diperankan pedagang-                           dunia Islam yang dihubungkan oleh      semua Muslim, di mana pun di dunia,
            Malaka (1981: 19).                      pedagang yang berdatangan dari                              jalur perdagangan. Sehubungan dengan   termasuk dalam komunitas yang sama.
                                                    berbagai negara. Catatan perjalanan
            Oleh karena internasionalisme dari                                                                  ini, Neher menyatakan,                 Dan umat Islam diajari itu. Setahun
            kawasan ini, suasana kosmopolitan       Tome Pires memberi kesaksian atas                                                                  sekali, Mekah adalah pusat ziarah.
                                                    kosmopolitanisme kota-kota pelabuhan
            di berbagai kota pun sangat terasa.     ini. Di Malaka, ditemukan orang-orang                       Masuk agama Islam telah membawa para   Semua Muslim diwajibkan untuk pergi
            Kesultanan-kesultanan Islam di          asing yang sangat banyak: orang Gujarat,                    pedagang kepada komunitas Muslim       ke Mekah setidaknya sekali seumur
            Nusantara adalah tempat berpadunya      Bengali Tamil, Pegu, Siam, Cina, Habsyi,                    internasional, yaitu ummat, sebagai    hidup dengan naik haji jika mereka
            aktivitas politik dan perdagangan       Armenia dan lain-lain. Mereka datang                        faktor penting kehidupan ekonomi       mampu. Jadi apa yang di temukan di
            yang membentuk kultur kosmopolit.       dan bergabung dengan orang-orang                            Indonesia. Perasaan kelompok yang lebih   dunia Muslim, adalah bahwa ketika tiba
            Denys Lombard membandingkan corak       Melayu, Jawa, Bugis, para pedagang dari                     besar (the greater sense of community)   saatnya untuk haji, pemerintah menyewa
            perdagangan di pelabuhan-pelabuhan      Luzon, dan kepulauan Ryukyu. Menurut                        dan kepercayaan di antara para saudagar   pesawat terbang dan ribuan orang pergi
            kesultanan ini dengan corak kota-kota   Lombard, dalam teks Portugisnya Pires                       Muslim memperluas jaringan dan         haji. Di Mekah, mereka bercampur
            dagang di Italia dan Vlaanderen yang    menyebutkan sekitar enam puluh etnis.                       kesempatan mereka mengembangkan        dengan Muslim lain yang datang
            menurutnya memiliki kesamaan. Sultan    Suasana kosmpolitanisme seperti ini                         usahanya. (1983: 15)                   dari seluruh dunia Muslim, sehingga
            sendiri, menurutnya, beserta kerabatnya   di temukan juga di Cirebon, Banten,                       Sejalan dengan Neher, Anthony Shih     gagasan bahwa Muslim dari seluruh
            turut berdagang dan memiliki saham      Ternate, Aceh, Makassar, Banjarmasin                        (Profesor sejarah dari Standford       dunia adalah anggota dari komunitas
            dalam ekspedisi-ekspedisi kelautan      dan Palembang (Lombard, 2005: 7).                           University) menjelaskan bahwa konsep   yang sama adalah hal yang sangat
            dan negara memiliki pendapatan                                                                      “umat” adalah konsep khas masyarakat   nyata, bukan ide abstrak yang fantastis.
            sangat besar dari aneka ragam pajak     Begitulah Islam telah                                       Muslim yang tak ditemukan di dunia     Pertemuan tahunan umat Islam di
            perdagangan. Bangsa-bangsa Asia ramai   mentransformasikan masyarakat                               Barat. Umat telah menjadi konsep       Mekah, terlepas dari bagian dunia mana
            mengunjungi pelabuhan-pelabuhan         Nusantara dari masyarakat lokal menjadi                     internasionalisme Islam yang di        mereka berasal, dan perbedaan warna



         328    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   329
   335   336   337   338   339   340   341   342   343   344   345