Page 342 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 342
kulit mereka, kelainan leluhur mereka, juga merupakan jendela untuk melihat Menerima agama baru bermakna ditakuti pesaing-pesaingnya (1993: 160).
atau sejarah yang muncul dialami, tetapi dunia luar serta sumber pemurnian memperkuat ekonomi perdagangan Karenanya, dapatlah dimengerti bahwa
mereka semua adalah dari komunitas ini. dan pembaharuan agama. Ajaran Islam, karena para penguasa Nusantara harus islamisasi di Nusantara sejak masa
Dengan komunikasi yang lebih cepat, “mengintegrasikan kaum Muslimin tetap menjalin kontak persuasifnya awal, disambut oleh istana dan para
dan dengan kemampuan, misalnya, Nusantara ke dalam komunitas global.” dengan para pedagang Arab, Muslim raja karena perdagangan telah banyak
untuk terbang lima puluh penerbangan 36 Bagi para penguasa, menyatu dengan India dan Cina. memberikan arti pada mereka selain
setiap minggu ke Mekah dengan jamaah masyarakat internasional atau kekuatan ekonomi. Melalui perdaganganlah para
haji dari Indonesia dan kemudian global melalui konversi agama, memberi Ketiga, konversi juga berarti memperkuat penguasa Nusantara tertarik menjadi
membawa mereka pulang, rasa menjadi harapan dan janji-janji, dan juga negara. Kesultanan Aceh menjalin Muslim dan terlibat dalam aktivitas-
bagian dari komunitas telah tumbuh. merupakan langkah strategis untuk aliansi dengan Turki Ustmani, di aktivitas agama baru yaitu Islam
Teknologi modern telah menghasilkan mendapat berbagai keuntungan: mana Sultan meminta bantuan Turki (Hooker, 1983: 7).
38
penguatan nilai-nilai tradisional untuk menghadapi Portugis. Aliansi
berdasarkan fakta bahwa itu membuat Pertama, para penguasa atau para Aceh-Turki kemudian menyulut
komunikasi nilai-nilai tradisional lebih raja secara personal masuk ke dalam perang pertama Aceh dengan pihak Kesimpulan
udah. Perjalanan konstan ini adalah lingkaran komunitas politik ekonomi Belanda pada tanggal 5 April 1873 Demikianlah islamisasi dan perubahan
salah satu elemen yang berkontribusi internasional. Seiring dengan kekuatan yang kemudian menjadi peperangan sosial ekonomi adalah dua sisi mata
pada evolusi Islam di masa modern Asia Islam sedang menggurita secara yang berlangsung lama. Kerajaan uang yang tidak bisa dipisahkan. Dari
Tenggara - ada peningkatan rasa menjadi politik dan ekonomi, konversi kepada Madjapahit yang oleh sebagian dipercaya proses perubahan sosial ekonomi yang
bagian dari komunitas Muslim yang Islam memperkuat posisi politik para diruntuhkan oleh tentara Demak pada terjadi abad ke-15-17 yang disebabkan
dimungkinkan oleh teknologi modern. penguasa karena kekuatan Islam 1520, kemudian diikuti oleh hegemoni oleh pengaruh islamisasi, terdapat proses
Radio dan televisi dapat berkontribusi akan mempengaruhi kemajuan atau Islam di Jawa. Kasus-kasus tersebut transformasi sosial budaya penting yang
pada penguatan nilai-nilai tradisional, keruntuhan sebuah kerajaan. Dalam memunculkan asumsi kuat bahwa perlu dicatat sebagai kesimpulan:
yang merupakan pelajaran yang harus konteks inilah, Jay mengatakan, “hingga orang-orang Islam memiliki pasukan
dipelajari orang Barat. 35 akhir abad ke-15 sejumlah orang militer yang kuat. Beberapa istana Pertama, transformasi dari situasi lokal
Jawa yang sudah masuk Islam telah kerajaan memiliki pasukan tentara dan regional Nusantara ke situasi
Sebagaimana perdagangan, sistem mengalami kenaikan kepemimpinan yang kuat dengan 3.000 tentara di Pasai global dan kosmopolit melalui aktivitas
kepercayaan dan ritual Islam juga politik di kota-kota sepanjang pantai (pada tahun 1518), 40.000 tentara di Aceh perdagangan internasional. Johan
memberi landasan terbentuknya utara Jawa seperti Ngampel, Bonang, (tahun 1620), 30.000 pasukan dimiliki Hendrik Meuleman menyimpulkan,
imajinasi komunitas internasional Gresik, Demak, Tuban, Jepara dan Tuban yang siap bergerak selama 24 orang seolah baru merasakan era
ini. Ibadah haji mempersatukan umat Cirebon.” 37 jam, hingga 100.000 tentara tersedia di globalisasi terjadi pada abad ke-20,
Islam Nusantara dengan seluruh umat Malaka (sekitar tahun 1520) (Ried, 1980: padahal di Asia Tenggara, globalisasi
Islam di dunia, haji yang merupakan Kedua, perpindahan agama telah 329). Agama baru, kata Reid, dengan sudah terjadi sejak abad ke-15/16 yang
saluran komunikasi dan informasi menaikkan ekonomi perdagangan dukungan massa dan ekonominya dikuasai para saudagar Arab dan
yang terpenting. Makkah, selain kiblat, dan kesejahteraan negara kerajaan. dapat menjadi sumber kekuatan yang Cina. Kedua, transformasi berupa
39
330 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 331

