Page 618 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 618

meletakkan tradisi sastra Islam ke dalam   tersebut ditulis dengan huruf Pallawa                    untuk mengajar bahasa Sanskerta dan    halnya kerajaan Sriwijaya, tapi juga
            konteks budaya dan masyarakat Asia      dalam bahasa Melayu Lama, yakni                             agama Budha, di samping dalam dunia    memfasilitasinya untuk berkembang
            Tenggara. Aspek berikutnya adalah       prasasti Kedukan Bukit (605 Çaka atau                       sosial, politik dan perdagangan. Bahasa   secara lebih luas, baik dalam pengertian
            tulisan yang berfungsi sebagai sarana   683 M) berisi piagam pembentukan                            inilah yang menjadi cikal-bakal bahasa   geografis maupun kebahasaan. Hal
            ekspresi bahasa dan sastra Melayu,      kerajaan Sriwijaya, prasasti Talang                         Melayu. 2                              terakhir ini berlangsung sejalan dengan
            yakni tulisan Jawi.                     Tuwo (606 Çaka atau 684 M), berisi                                                                 posisinya sebagai pusat perdagangan
                                                    segala tanaman dan bebuahan untuk                           Momentum perkembangan bahasa           internasional, di mana banyak
            Tiga pilar kebudayaan Islam Asia        kesejahteraan rakyat, dan prasasti Kota                     Melayu menjadi lingua franca bermula   pedagang dari berbagai negara datang
            Tenggara ini—bahasa, sastra dan tulisan   Kapur di pulau Bangka (606 Çaka), yang                    di kerajaan Samudra Pasai pada abad    dan melakukan transaksi ekonomi
            Jawi—menjadi satu kesatuan yang         berisi sumpah-serapah bagi mereka yang                      ke-13. Perlu dijelaskan bahwa Samudra   di lingkungan kerajaan. Di samping
            tidak bisa dipisahkan satu sama lain.   tidak tunduk pada penguasa kerajaan                         Pasai adalah salah satuk kerajaan Islam   pedagang dari Cina dan India, Samudra
            Ketiganya tidak bisa dilihat terpisah   Sriwijaya.                                                  awal di Nusantara. Tanggal tahun di    Pasai juga menerima kedatangan para
            dari fungsinya sebagai bahasa, sastra                                                               batu nisan Malik al-Saleh, 1297, diterima   pedagang dari dunia Muslim di Timur
            dan aksara Islam. Seperti bisa dilihat   Khusus terkait Sriwijaya, kemunculan                       kalangan ahli sejarah sebagai waktu    Tengah, khususnya Arab dan Persia.
            dari kitab-kitab yang beredar, bahasa   bahasa Melayu berlangsung sejalan                           berdirinya Samudra Pasai menjadi       Dalam kondisi demikian, di mana
            Melayu dan tulisan Jawi menjadi media   dengan peran penting kerajaan tersebut                      sebuah kerajaan Islam. Ini selanjutnya   kontak dengan para pedagang dari
            ekspresi Islam di Asia Tenggara. Proses   dalam arus perdagangan laut di Asia                       diperkuat sumber lokal yang ada,       berbagai negara berlagsung intensif,
            Islamisasi di wilayah tersebut dalam    Tenggara, tepatnya rute perdagngan                          Hikayat Raja-Raja Pasai—satu teks klasik   bahasa Melayu mengalami proses
            beberapa hal bermakna penggunaan        antara India dan Cina. Dalam kondisi                        Melayu tentang kerajaan tersebut—      pengayaan dengan menerima kosakata
            bahasa Melayu, perkembangan produksi    demikian, bahasa Melayu tumbuh                              yang mencatat bahwa Malik al-Saleh     baru yang sebagian besar berasal dari
            karya-karya sastra, serta tersebarnya   menjadi bahasa perantara perdagangan                        adalah raja Muslim pertama kerajaan    bahasa Arab-Islam. Masuknya unsur-
            pemakaian aksara Jawi dalam kehidupan   di kota-kota pelabuhan, yang tersebar                       Samudra Pasai. Lebih jauh teks tersebut   unsur bahasa asing tersebut pada
            masyarakat Muslim.                      di sepanjang wilayah kepulauan. Sejak                       menuturkan bahwa Merah Silu—nama       akhirnya telah memperkenalkan konsep-
                                                    itu bahasa Melayu menjadi lingua                            pra-Islam Malik al-Saleh—membangun     konsep baru dalam bahasa Melayu,
                                                    franca satu-satunya di antara penduduk                      sebuah istana di satu wilayah di       seperti konsep yang berhubungan
                                                                             1
            Awal Perkembangan Awal                  Nusantara dan orang asing.  Hal ini                         Sumatera, Pasai. Dia tidak lama setelah   dengan agama, filsafat, sistem sosial
            Bahasa Melayu                           selanjutnya diperkuat catatan seorang                       berkuasa segara masuk Islam dan        yang baru. 3
                                                    musafir Cina, I-tsing, yang pada akhir                      bergelar Sultan Malik al-Saleh.
            Bukti-bukti arkeologis menunjukkan      abad ke-7 tinggal selama bertahun-                                                                 Dalam hal ini, Prasasti di Munye Tujoh
            bahwa bahasa Melayu telah mulai         tahun di Sriwijaya untuk belajar bahasa                     Terkait dengan bahasa Melayu, hal      di Pasai bisa menjadi ilustrasi menarik.
            digunakan sebagai bahasa resmi          Sanskerta dan menerjemahkan teks-                           penting untuk ditegaskan di sini adalah   Prasasti tersebut adalah batu nisan
            kerajaan pada abad ke-7. Sejumlah       teks agama Budha ke dalam bahasa                            bahwa kerajaan Samudra Pasai tidak     seorang putri bertanggal Jum’at 14
            prasasti peninggalan dari periode itu   Cina. I-tsing mencatat istiah Kw’un-                        hanya mewarisi bahasa Melayu sebagai   Dzulhijjah 791 H atau 1389 M, berbunyi
            membuktikan hal demikian. Prasasti      Lun, bahasa anak negeri yang dipakai                        bahasa resmi istana, sebagaimana       sebagai berikut:



         606    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   607
   613   614   615   616   617   618   619   620   621   622   623