Page 215 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 215
Data di atas menunjukkan bahwa dari sisi total nilai perdagangan, Tiongkok
menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan total nilai perdagangan
tertinggi (gabungan ekspor dan impor) yang melewati jalur Laut China Selatan.
Posisi kedua ditempati Korea Selatan, disusul Singapura, Hongkong, dan Vietnam.
Indonesia sendiri menempati posisi ke-8 di atas Jerman dan Malaysia.
Namun, dari sisi persentase nilai perdagangan yang melewati Laut China Selatan
terhadap total perdagangan nasional tiap-tiap negara, Vietnam menempati posisi
pertama dengan nilai 86%, disusul oleh Indonesia, Thailand, SIngapura, dan Malaysia.
Dengan kata lain, dalam perspektif nasional, Laut China Selatan sangat strategis bagi
kepentingan perdagangan banyak negara. Oleh karena itu, keamanan maritim dan
keselamatan pelayaran di jalur Natuna dan Laut China Selatan perlu dijaga secara
optimal.
Kejahatan Transnasional di Perairan Natuna dan Laut China Selatan
Dalam menjaga keamanan maritim dan keselamatan pelayaran di perairan Natuna
dan Laut China Selatan, Indonesia dan negara-negara yang berkepentingan harus
menghadapi fakta terjadinya berbagai kejahatan transnasional di laut. Banyaknya
kapal besar yang melintas dan besarnya potensi sumber daya laut di wilayah tersebut
menjadi faktor penarik bagi para pelaku kejahatan transnasional untuk melakukan
aksinya di perairan Natuna dan Laut China Selatan. Kejahatan transnasional yang
dominan terjadi di wilayah tersebut adalah pembajakan/perompakan dan pencurian
ikan.
Pada kejahatan transnasional pembajakan/perompakan, berikut adalah data jumlah
kasus, baik yang sudah terjadi maupun yang masih berupa percobaan (tetapi gagal
dilakukan) dari tahun 2014—2018.
Tabel 11. Lokasi Kasus Pembajakan dan Perompakan Periode 2014—2018
Lokasi 2014 2015 2016 2017 2018
Indonesia 100 108 49 43 36
Selat Malaka 1 5
Malaysia 24 13 7 7 11
Selat Singapura 8 9 2 4 3
Thailand 2 1
Tiongkok 4 7 2 3
Laut China Selatan 1
Vietnam 7 27 9 2 4
Sumber: ICC International Maritime Bureau, 2019: 6
198 Sejarah Wilayah Perbatasan Kepulauan Natuna

