Page 223 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 223

Batas wilayah ini kemudian disempurnakan dengan diumumkannya pemberlakuan
                            Deklarasi  Djuanda  secara  sepihak  pada  13  Desember  1957,  yaitu  menetapkan
                            batas wilayah laut selebar 12 mil laut. Deklarasi Djuanda kemudian diperkuat lagi
                            setelah diberlakukan Undang-Undang Nomor 4/PRP tahun 1961 tentang Wawasan
                            Nusantara.  Pemberlakuan garis  batas  secara  sepihak  oleh  pemerintah  Indonesia
                            akhirnya  membuahkan hasil  setelah  PBB  menyetujui UNCLOS (United Nations
                            Convention of the Law on the Sea). Konvensi Hukum Laut yang digagas pada 30 April
                            1982  kemudian disahkan pada 10 Desember 1982, yakni sejauh 200 mil dari garis
                            pantai pada posisi air terendah. Walaupun Pemerintah Indonesia meratifikasi konvensi
                            itu pada 31 Desember 1985 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
                            17 tahun 1985 tentang  Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut,
                            konvensi itu belum memiliki kekuatan hukum penuh sebelum 60 negara meratifikasi
                            UNCLOS. Negara  ke-60  yang meratifikasi  UNCLOS adalah Guyana  pada  16
                            November  1993. Dengan  demikian,  PBB  secara  resmi  memberlakukan  UNCLOS
                            setelah 16 November 1993.

                            Secara geografis, Kepulauan Natuna masuk dalam wilayah Kabupaten Natuna yang
                            merupakan  salah  satu kabupaten  di  Provinsi  Kepulauan  Riau.  Kepulauan  Natuna
                            merupakan  kepulauan  paling utara  di  Selat Karimata.  Namun,  Indonesia  masih
                            menemukan kendala dengan pulau-pulau terdepannya, khususnya yang berhadapan
                            dengan  pulau-pulau milik  negara-negara  tetangga  di  wilayah  Asia  Tenggara  yang
                            termasuk dalam wilayah Kabupaten Natuna, seperti Pulau Karimun Kecil berbatasan
                            dengan  Malaysia,  Pulau Nongsa  berbatasan  dengan  Singapura,  Pulau Plampong
                            berbatasan  dengan  Singapura,  Pulau  Iyu  Kecil  berbatasan  dengan  Singapura  dan
                            Malaysia,  Pulau  Batu  Berhanti  berbatasan  dengan  Singapura,  Pulau  Batu  Mandi
                            berbatasan dengan  Singapura, dan Pulau Damar  merupakan  pulau yang tidak
                            berpenghuni yang berada di wilayah LCS.

                            Kepulauan Natuna berada pada jalur pelayaran internasional yang dilewati kapal-
                            kapal  setidaknya  dari  seluruh  dunia.  Oleh  karena  itu, sering terjadi  saling klaim
                            apabila  terjadi  pelanggaran  jalur  pelayaran  internasional  dan  memasuki  wilayah
                            kedaulatan Indonesia. Kapal-kapal patroli dari Angkatan Laut Republik Indonesia
                            sering mendapatkan kapal-kapal asing, baik itu kapal penangkap ikan, kapal patroli,
                            bahkan kapal induk milik Negara Amerika Serikat  melanggar garis perbatasan laut
                            Indonesia.  Untuk negara-negara  yang tergabung dalam wilayah  ASEAN, secara
                            periodik masalah  perbatasan ini  dibicarakan dalam sidang-sidang Komite tingkat
                            ASEAN. Namun, masih ada peristiwa pelanggaran kedaulatan wilayah Indonesia yang
                            dilakukan oleh kapal-kapal Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Beberapa kali pemerintah
                            RRT mengklaim bahwa wilayah Natuna merupakan bagian dari traditional fishing
                            ground yang sudah mereka lakukan selama beratus-ratus tahun.

                            Sementara  itu, kapal  patroli  Republik  Indonesia  berpedoman pada  wilayah  Zona
                            Ekonomi Eksklusif berdasarkan UNCLOS (konvensi PBB tentang hukum laut) dan
                            hukum internasional. Sejak dibentuknya Kementerian Kelautan dan Perikanan yang



              206                                              Sejarah Wilayah Perbatasan  Kepulauan Natuna
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228