Page 4 - Buku
P. 4
percobaan. Menegaskan langsung proses 3. Guru harus mampu kemandirian, rasa
kembali bahwa penemuan, bukan merancang situasi ingin tahu, dan
pembelajaran berbasis sekadar menghafal belajar yang berpikir kritis, meski
penemuan biasanya 3. Meningkatkan rasa ingin menantang tetapi tetap membutuhkan waktu
dikaitkan dengan peran tahu terarah lebih lama dan
pasif atau fasilitator guru 4. Mengembangkan 4. Risiko kesimpulan arahan guru yang
tetapi dengan partisipasi keterampilan berpikir yang salah, karena tepat.
aktif siswa dalam kritis dan analitis jika bimbingan
pembelajaran mereka 5. Menguatkan daya ingat, kurang, siswa bisa
dengan bantuan kegiatan karena konsep yang membuat interpretasi
langsung (partisipasi yang ditemukan sendiri yang keliru.
berpusat pada siswa biasanya lebih mudah 5. Memerlukan fasilitas
dengan kegiatan diingat. (Khasinah, 2021) dan sumber belajar
berbasis penyelidikan), ( yang memadai,
Karan, 2023) (Khasinah, 2021)
4. Inquiry Based Inquiry Based Learning 1. Menekankan strategi Pembelajaran inkuiri Inquiry Based (Buchanan et al.,
Learning adalah model pembelajaran melalui kurang efektif jika Learning adalah 2016)
pembelajaran yang fokus pengembangan dari diterapkan pada siswa pembelajaran (Prasetiyo & Rosy,
pada siswa melalui proses beberapa aspek kognitif, yang tidak memiliki berbasis 2020)
penyelidikan. Siswa afektif, psikomotor kecerdasan di atas rata- penyelidikan yang
mengajukan pertanyaan, sehingga dapat rata dan memerlukan melatih siswa
merancang penyelidikan, menghasilkan perubahan cara kebiasaan bertanya, meneliti,
mengumpulkan data, pembelajaran yang belajar yang menerima menganalisis, dan
menganalisis, dan menarik bermakna, pembelajaran hanya dari menyimpulkan.

