Page 17 - BUKU TITIN
P. 17
U 2 = 3 U 6 =11
U 3 = 5 U 7 =13
U 4 = 7 U 8 =15
Jadi, barisan bilangan adalah susunan bilangan yang di urutkan menurut aturan tertentu.
Bentuk umum barisan bilangan adalah , , , … , setiap unsur pada bilangan di atas
4
disebut suku barisan. Suku ke-n dari auatu barisan ditulis dengan simbol (n
bilangan asli). Dengan demikian, disebut suku pertama atau , disebut suku kedua atau
, dan disebut suku ke-n atau .
Berdasarkan polanya, barisan bilangan dibagi menjadi 2 bagian, barisan aritmatika
(barisan hitung) dan barisan geometri (barisan ukur). Agar kamu lebih memahaminya,
perhatikan uraian berikut ini.
1. Barisan Aritmatika
Barisan aritmatika (barisan hitung) adalah barisan bilangan yang mempunyai beda
atau selisih yang tetap antara dua suku barisan yang berurutan. Perhatikan uraian berikut.
Barisan aritmatika merupakan suatu barisan bilangan, dengan setiap dua suku yang berurutan
memiliki selisih tetap (konstan). Selisih yang tetap ini dilambangkan b.
Diketahui barisan bilangan:
1 4 7 10 13 16 19 22
+3 +3 +3 +3 +3 +3 +3
Barisan bilangan tersebut memiliki beda atau selisih 3 antara dua suku barisan yang
berurutan. Berarti, barisan bilangan tersebut merupakan barisan aritmatika.
Diketahui barisan bilangan:
8 4 0 -4 -8 -12 -16 -20
-4 -4 -4 -4 -4 -4 -4
Barisan bilangan tersebut memiliki beda atau selisih yang tetap antara 2 suku barisan
yang berurutan, yaitu -4. Berarti, barisan bilangan tersebut merupakan barisan aritmatika.