Page 39 - OPERASIONAL
P. 39
“Saya anggota kelompok………., center …………., mengajukan permohonan
pembiayaan kepada KOMIDA sebesar ………., untuk pembelian..............., dengan
jangka waktu pembiayaan...... minggu.
5. Cara penerimaan pembiayaan
a. Dilakukan setelah transaksi keuangan selesai
b. Staf lapang memastikan semua anggota hadir
c. Anggota menandatangani formulir pencairan pembiayaan dan akad pembiayaan,
kemudian diikuti saksi-saksi lainnya
d. Staf lapang menjelaskan kembali peraturan lembaga, jumlah angsuran, margin, simpanan
dan dana resiko
e. Staf lapang meminta anggota yang menerima pembiayaan maju ke depan secara
bergantian
f. Proses akad pembiayaan:
Staf : memulai dengan mengajak anggota membaca “ basmallah “
Staf dan Anggota menengadahkan kedua tangan
Staf : “ Cukupkanlah takaran jangan menjadi orang-orang yang merugi “
Staf : Ibu, saya..........., mewakili KOMIDA sebagai pihak pertama, lalu ibu dengan
nama ibu ..................., disebut sebagai pihak kedua . saya dan Ibu sepakat atas
berikut:
Staf : saya ( pihak pertama) setuju menjual barang berupa ................ kepada ibu
seharga Rp. .................... dengan harga pokok Rp...................., dengan
pembayaran akan dilakukan sebanyak ..... minggu dengan angsuran sebesar Rp
......... setiap minggu, dimulai minggu depan.
Anggota : Saya setuju dan bersedia ikhlas tanpa paksaan membeli barang
berupa ...........dan bersedia membayar setiap minggunya,
g. Staf lapang menyerahkan uang kepada anggota, dengan mengucapkan, sbb : “ dengan ini
saya mewakilkan kepada ibu agar membeli sendiri barang yang dimaksud, dengan
sampainya barang tersebut ke ibu maka kita sepakat akad jual beli telah terjadi, semoga
pembiayaan ini bisa membantu perkembangan usaha Ibu serta diberikan kelancaran
dalam mengembalikannya setiap minggu.
h. Anggota menghitung uang pembiayaan.
i. Anggota membayar simpanan 3% untuk simpanan wajib, 1 % untuk simpanan pensiun
dan dana resiko 1 % dari jumlah pembiayaan yang diterima (sesuai dengan peraturan
masing-masing produk pembiayaan)
6. Kewajiban anggota saat mendapatkan pembiayaan
a. Bersedia hadir di pertemuan center untuk menerima langsung dana pembiayaan.
b. Bersedia membayar simpanan wajib, simpanan pensiun dan dana resiko sesuai dengan
ketentuan dari setiap produk pembiayaan yang diterima oleh anggota.
7. Cara pembayaran angsuran pembiayaan
a. Angsuran dilakukan secara mingguan
b. Jangka waktu pembiayaan sesuai dengan produk pembiayaan yang ada.
c. Anggota diperbolehkan membayar maksimal 2 kali angsuran setiap minggunya, apabila
anggota membayar double (2 angsuran ) maka anggota juga harus membayar 2 (dua)
simpanan wajib.
d. Pelunasan pembiayaan pada saat saldo angsuran dua angsuran maka anggota
membayar dua angsuran pokok, dua margin dan dua simpanan wajib.
e. Angsuran dilakukan di pertemuan center, sehingga anggota harus hadir ke pertemuan
center, tidak boleh diwakilkan kecuali sakit atau melahirkan
f. Jika ada anggota yang tidak membayar angsuran maka angsuran bisa diambilkan dari
simpanan sukarela dari anggota tersebut, jika saldo tidak mencukupi maka anggota
kelompok dari anggota tersebut yang bertanggungjawab yaitu dengan tanggungrenteng,
jika dari tanggungrenteng kelompok masih belum mencukupi maka seluruh anggota
center harus bertanggungjawab dengan tanggungrenteng membayar angsuran anggota
tersebut.
SOP Operasional 2017
38

