Page 83 - OPERASIONAL
P. 83
KOPERASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
MITRA DHUAFA
(849/BH/MENEG/VII/2009) OPERASIONAL
EDISI : JANUARI 2017 REVISI : 1
Owner : OPERASIONAL PROSEDUR : Anggota Keluar
Kode Bagian : 01 Kode Prosedur : 020
ANGGOTA KELUAR
A. TUJUAN
Prosedur ini dimaksudkan untuk menstandarisasi proses dan langkah-langkah anggota keluar
atau dikeluarkan dari keanggotaan Koperasi Mitra Dhuafa.
B. RUANG LINGKUP
Mengatur proses dan tata cara anggota keluar karena alasan sendiri atau dikeluarkan oleh
manajemen Koperasi Mitra Dhuafa karena catatan pembiayaan yang buruk dan lainnya serta
mengatur tata cara pengembalian simpanan anggota keluar atau dikeluarkan tersebut.
C. KETENTUAN
Dalam hal ini anggota keluar bisa 2 kemungkinan: pertama karena kemauan anggota sendiri
untuk keluar dan kedua dikeluarkan oleh lembaga karena catatan pembiayaannya yang buruk
atau alasan lainnya. Setiap anggota yang keluar harus dilengkapi dengan formulir pengembalian
simpanan anggota yang keluar.
Berikut adalah ketentuan-ketentuan anggota keluar:
1. Untuk anggota yang lunas, pada saat pelunasan anggota tersebut menyatakan diri keluar
dengan memberikan alasan yang jelas kepada staf lapang, kenapa keluar dari
keanggotaan Koperasi Mitra Dhuafa. Begitu juga dengan anggota yang akan dikeluarkan
oleh lembaga. Pada saat anggota itu lunas staf lapang menyatakan bahwa anggota
tersebut tidak bisa mendapatkan pembiayaan lagi dengan alasan catatan pembiayaan
yang buruk atau alasan lainnya.
2. Pengeluaran simpanan anggota akan dilakukan paling cepat satu minggu setelah anggota
tersebut resmi mengundurkan diri atau dikeluarkan. Hal ini diperlukan untuk menghitung
semua simpanan yang dimiliki anggota tersebut dengan mencocokkan buku simpanan
anggota dengan data di kantor.
3. Semua buku anggota diserahkan kepada staf lapang untuk dibawa ke kantor dan sebagai
bukti anggota tersebut akan keluar.
4. Staf lapang akan meminta formulir anggota keluar ke staf administrasi kemudian mengisi
informasi dalam formulir tersebut.
5. Berdasarkan formulir tersebut staf lapang memintakan persetujuan kepada staf
administrasi dan manager cabang sebagai persetujuan atas keluarnya anggota tersebut.
Staf administrasi dan manager cabang memberikan paraf sebagai tanda persetujuan atas
hal tersebut.
6. Sesuai dengan jadwal, staf lapang memberikan simpanan anggota dengan disaksikan
semua anggota center, staf lapang wajib menjelaskan alasan kenapa anggota tersebut
keluar. Sebagai bukti kalau anggota tersebut telah menerima simpanan, anggota tersebut
tanda tangan pada formulir anggota keluar dan formulir pengambilan simpanan.
7. Staf lapang menyerahkan semua form tersebut ke staf administrasi beserta bukti transaksi
center.
SOP Operasional 2017
82

