Page 106 - 129 cover
P. 106
Bab 5 Hereditas dan Mutasi
pada orang yang bergolongan darah (Rh ). Jadi, jika orang Penghancuran
–
bergolongan darah Rh diberi transfusi darah dari orang sel darah
–
bergolongan darah Rh , maka pada darah penerima tersebut merah janin
+
akan membentuk antibodi yang melawan antigen rhesus. Sumber: Image.google.co.id
Contoh lainnya adalah pada ibu yang bergolongan darah
Butir
Rh mengandung bayi mengandung bayi yang bergolongan darah
–
merah
+
darah Rh . Di dalam tubuh ibu akan membentuk antibodi (anti Rh +
+
+
Rh ) yang melawan darah bayi yang mengandung antigen Rh . Antibodi
Anak pertama biasanya selamat. Tetapi, jika ibu mengandung Ibu Rh – Rh
anak kedua yang bergolongan darah Rh kembali, maka Gambar 5.9
–
antibodi yang sudah terbentuk dalam tubuh ibu akan Kebocoran sel-sel Rh dari
+
menggumpalkan darah bayinya sehingga bayinya mengalami plasenta
eritroblastosis fetalis.
I
Mutasi adalah suatu perubahan yang terjadi pada bahan
genetik yang menyebabkan perubahan ekspresinya. Perubahan MUTASI
bahan genetik dapat terjadi pada tingkat pasangan basa, tingkat
satu ruas DNA, bahkan pada tingkat kromosom. Peristiwa
terjadinya mutasi disebut mutagenesis. Sedangkan, individu
yang mengalami mutasi sehingga menghasilkan fenotip baru
disebut mutan. Faktor yang menyebabkan mutasi disebut
mutagen. Untuk lebih mengetahui tentang mutasi, mari cermati
uraian di bawah ini.
1. Mutasi Gen (Mutasi Titik)
Mutasi gen atau mutasi titik adalah mutasi yang terjadi
karena perubahan pada satu pasang basa DNA suatu gen.
Perubahan DNA menyebabkan perubahan kodon-kodon RNA
d, yang akhirnya menyebabkan perubahan asam amino tertentu
pada protein yang dibentuk. Perubahan protein atau enzim
akan menyebabkan perubahan metabolisme dan fenotip
organisme. Besar kecilnya jumlah asam amino yang berubah
akan menentukan besar kecilnya perubahan fenotip pada
organisme tersebut. Ada dua mekanisme mutasi gen, yaitu
subtitusi pasangan basa dan penambahan atau pengurangan
pasangan basa.
a. Subtitusi pasangan basa
Subtitusi pasangan basa ialah pergantian satu pasang
nukleotida oleh pasangan nukleotida lainnya. Subtitusi
pasangan basa ada dua macam, yaitu transisi dan tranversi.
Transisi adalah penggantian satu basa purin oleh basa purin
yang lain, atau penggantian basa pirimidin menjadi basa
pirimidin yang lain. Transisi sesama basa purin, misalnya basa
95

