Page 110 - 129 cover
P. 110

Bab 5 Hereditas dan Mutasi


                   terjadi pada waktu terjadinya meiosis pada saat terjadi pindah
                   silang atau gagal berpisah.
                        Ada dua jenis perubahan jumlah kromosom, yaitu
                   aneuploidi (penambahan atau pengurangan satu atau beberapa
                   kromosom pada satu ploidi) dan euploidi (penambahan atau
                   kehilangan keseluruhan kromosom dalam satu ploidi).

                   1)   Aneuploidi
                        Organisme aneuploidi adalah organisme yang jumlah
                   kromosomnya terdapat penambahan atau kehilangan satu atau
                   beberapa kromosom pada genomnya. Yang banyak ditemui
                   adalah individu dengan penambahan atau pengurangan satu
                   kromosom. Dengan penambahan satu kromosom (2n + 1),
                   maka dalam inti akan ada satu nomor kromosom
                   dengan tiga homolog (trisomi), sedangkan nomor       Sel telur
                   yang lainnya tetap mengandung dua kromosom.
                   Kebalikannya, melalui pengurangan satu                       n + 1                        Sumber: Image.google.co.id
                   kromosom (2n – 1) akan dihasilkan individu             Sel                       Zigot
                   monosomi, yaitu yang mengandung hanya satu           sperma                      2n + 1
                   kromosom tanpa pasangan homolognya.                        n (normal)
                        Aneuploidi terbentuk karena adanya ketidakseimbangan         Gambar 5.15
                   segregasi kromosom dalam proses meiosis. Kegagalan segregasi      Aneuploidi dengan penamba-
                                                                                     han satu kromosom (2n + 1)
                   yang terjadi pada meiosis I apabila dua kromosom homolog
                   bergerak ke kutub yang sama sehingga menghasilkan dua sel
                   dengan dua kromosom dan dua sel tanpa kromosom.
                   Sedangkan, pada meiosis II, dua kromosom bersaudara pada
                   satu kromatid tidak berpisah menuju kutub yang berbeda            Carilah di buku referensi
                   sehingga menghasilkan dua sel normal, satu sel dengan dua         biologi, tentang ciri-ciri
                   kromosom, dan satu sel tanpa kromosom.                            sindrom pada Tabel 5.8.

                        Pada manusia terdapat berbagai kasus trisomi atau            Kemudian, diskusikan
                   monosomi baik pada autosom atau kromosom seks yang                hasilnya dengan guru dan
                                                                                     teman.
                   menyebabkan munculnya berbagai sindrom kelainan fisik dan
                   mental. Pada Tabel 5.8 diperlihatkan berbagai aneuploidi pada
                   manusia dengan sindrom penyakit yang ditimbulkannya.

                   Tabel 5.8 Kelainan kromosom
                      Kelainan Kromosom           Sindrom
                      Trisomi 21             Sindrom down
                      Trisomi 18             Sindrom edward
                                                                                                             Sumber: Image.google.co.id
                      Trisomi 13             Sindrom patau
                      47, XXX                Sindrom tripel X
                      47, XXY                Sindrom klineflter
                      47, XYY                –
                      45, XO                 Sindrom turner





                                                                                     Gambar 5.16
                                                                                     Sindrom down



                                                                                                       99
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115