Page 111 - 129 cover
P. 111
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
2) Euploidi
Euploidi ialah perubahan jumlah kromosom pada tingkat
ploidi atau genom sehingga jumlah kromosom merupakan
kelipatan jumlah kromosom pada satu genom. Misalnya adalah
jumlah kromosom pada sel adalah haploid, maka euploidi yang
mungkin muncul adalah kromosom yang berjumlah
n (monoploid), 2n (diploid), 3n (triploid), 4n (tetraploid), dan
seterusnya.
Keragaman tingkat ploidi banyak ditemukan pada
tumbuhan yang berhubungan dengan evolusi spesies-spesies.
Pada hewan dikenal adanya tingkat ploidi yang berhubungan
dengan penentuan jenis seks. Contohnya, lebah madu
Mengapa lebah jantan berkromosom monoploid, sedangkan yang betina diploid.
memiliki kromosom
monoploid, sedangkan Jika makhluk diploid dianggap sebagai makhluk normal,
betina diploid? dan sebagian besar merupakan organisme eukariot, maka
Diskusikan dengan teman euploid lain merupakan hasil mutasi diploid. Menurut kelipatan
sebangkumu. jumlah kromosom pada satu genom, dibedakan sebagai berikut:
(a) Monoploid (n);
(b) Diploid (2n);
(c) Poliploidi (3n, 4n, dan seterusnya).
Poliploidi ialah proses peningkatan jumlah ploidi menjadi
lebih tinggi dari diploid, yaitu triploid, tetraploid, dan seterusnya.
Pada tumbuhan ditemukan banyak spesies yang dibedakan oleh
tingkat ploidi, misalnya kentang, gandum, dan pisang. Terdapat
dua kelompok poliploidi, yaitu autopoliploid dan alopoliploid.
Autopoliploid ialah penggandaan ploidi dengan penggabungan
genom-genom yang sama. Sedangkan, alopoliploid ialah
penggandaan kromosom melalui penggabungan genom-genom
yang berbeda.
c. Faktor penyebab mutasi
Perubahan bahan genetik, baik mutasi tingkat gen maupun
mutasi kromosom dapat terjadi secara alami atau buatan. Mari
cermati uraian berikut ini.
1) Mutasi alami
Mutasi alami dapat terjadi akibat kesalahan secara acak
yang berlangsung dalam proses replikasi, saat pembelahan sel,
atau karena adanya unsur dalam material genetik yang dapat
berubah secara acak.
Mutasi terjadi secara lambat, kemungkinan terjadinya
mutasi di alam, kira-kira satu di antara satu juta sampai satu
milyar kejadian. Faktor luar yang secara alami merangsang
terjadinya mutasi adalah sinar-sinar kosmis dari luar angkasa,
sinar radioaktif yang terdapat di alam, dan sinar ultraviolet.
100

