Page 109 - 129 cover
P. 109

Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA


                                       3)   Inversi kromosom
                                            Inversi adalah penataan kembali struktur kromosom yang
                                       terjadi melalui pemutaran arah suatu ruas kromosom sehingga
                                       kromosom mutan mempunyai ruas yang runtunan basanya
                                       merupakan kebalikan dari runtunan basa kromosom liar.
                                       Misalnya pada satu ruas kromosom terdapat urutan ruas
                                       ABCDEF, setelah inversi diperoleh ruas AEDCBF. Jadi, terjadi
                                       pemutaran ruas BCDE.
                                            Inversi dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu: inversi
                                       parasentrik dan inversi perisentrik. Inversi parasentrik, yaitu bila
                                       sentromer berada di luar ruas yang terbalik. Dan  inversi
                                       perisentrik, yaitu bila sentromer terdapat dalam segmen yang
                                       berputar.














              Gambar 5.13
              Inversi kromosom
                                       4)   Translokasi kromosom
                                            Translokasi adalah mutasi yang terjadi akibat perpindahan
                                       ruas DNA (segmen kromosom) ke tempat yang baru, baik dalam
                                       satu kromosom atau antarkromosom yang berbeda. Bila terjadi
                                       pertukaran ruas antarkromosom, disebut translokasi resiprok.
                                       Sedangkan,  translokasi tidak resiprok adalah berpindahnya
                                       segmen kromosom ke kromosom yang lain tanpa pertukaran
                                       sehingga kromosom menjadi lebih panjang.















              Gambar 5.14
              Translokasi kromosom     b.   Perubahan jumlah kromosom
                                            Makhluk hidup dalam satu spesies memiliki jumlah
                                       kromosom yang sama, sedangkan pada spesies yang berbeda
                                       memiliki jumlah kromosom yang berbeda pula. Jumlah
                                       kromosom tersebut dapat berbeda dalam satu spesies karena
                                       terjadi mutasi. Perubahan jumlah kromosom tersebut biasanya




               98
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114