Page 112 - 129 cover
P. 112

Bab 5 Hereditas dan Mutasi


                        Mutasi yang terjadi secara alami ini biasanya bersifat
                   merugikan bagi makhluk hidup yang mengalaminya dan sering
                   tidak mampu bertahan hidup karena tidak mampu
                   menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Tetapi, jika ada
                   yang dapat bertahan hidup dan mewariskan sifat-sifat barunya
                   kepada keturunannya, maka keturunan tersebut menjadi
                   varietas baru. Individu baru ini, dapat menjadi spesies baru
                   dalam beberapa ratusan generasi. Spesies baru yang terbentuk
                   akibat adanya mutasi secara alami ini merupakan salah satu
                   mekanisme evolusi biologi.

                   2)   Mutasi buatan
                        Peristiwa mutasi alami terjadi sangat lambat. Oleh karena
                   itu, manusia melakukan perubahan materi genetik yang
                   sengaja dibuat untuk kepentingannya. Mutagen yang dapat
                   dipakai untuk merangsang mutasi adalah:
                   (a) Bahan fisik, misalnya berbagai gelombang cahaya pada
                        sinar matahari, seperti ultraviolet, infra merah, dan sinar-
                        sinar radioaktif seperti sinar α, β, dan γ.
                   (b) Bahan kimia, antara lain etil metan sulfonat (EMS), etiletan
                        sulfonat (EES), dan hidroksilamin (HA).
                   (c) Bahan biologis yang merupakan bahan mutakhir
                        digunakan ialah elemen loncat.

                        Selain mutagen di atas, suhu yang tinggi dan virus juga
                   merupakan mutagen.

                        Sinar X menyebabkan mutasi kromosom dengan cara
                   memutus kromosom menjadi beberapa bagian. Bagian-bagian
                   ini dapat hancur atau bergabung dengan kromosom lain.
                   Peristiwa ini  menyebabkan mutasi gen atau mutasi kromosom.
                   Sifat sinar X ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan mutan
                   tumbuhan maupun hewan agar mempunyai sifat yang lebih
                   baik untuk keuntungan manusia. Hasil mutasi buatan dari
                   radiasi sinar X, antara lain: bibit unggul padi kultivar atomita I                        Sumber: Image.google.co.id
                   dan II, kedelai kultivar Muria, dan tomat kultivar Boutset.
                        Pemberian bahan kimia kolkisin dapat menghambat kerja
                   mikrotubulus sehingga pemisahan kromatid pada fase anafase
                   tidak terjadi dan mengakibatkan poliploidi. Hal ini               Gambar 5.17
                   dimanfaatkan untuk menghasilkan buah tanpa biji, misalnya         Semangka tanpa biji
                   semangka.
















                                                                                                       101
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117