Page 164 - 129 cover
P. 164

Bab 8 Bioteknologi


                      2.   Biologi Sel

                        Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel.
                   Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel mendukung
                   aplikasi bioteknologi. Misalnya, pengetahuan mengenai
                   totipotensi pada sel-sel tanaman bermanfaat untuk kultur
                   jaringan. Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman
                   muda dan hidup yang dapat berproliferasi dan berdiferensiasi
                   menjadi tanaman baru.



                      3.   Genetika
                        Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari
                   pewarisan sifat-sifat genetik makhluk hidup dari satu generasi
                   ke generasi berikutnya. Pengetahuan mengenai bentuk dan
                   karakteristik DNA (gen) membantu percepatan kemajuan
                   bioteknologi. Penemuan tomat yang tidak mudah rusak atau
                   busuk, insulin manusia yang disintesis dari bakteri Escherichia
                   coli merupakan penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi.



                      4.   Biokimia
                        Biokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari
                   makhluk hidup dari aspek kimianya. Biokimia menganggap
                   hidup adalah suatu proses kimia, proses-proses hidup
                   diselenggarakan atas dasar reaksi dan peristiwa kimia. Dengan
                   biokimia, ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup
                   sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan dan direkayasa.
                        Selain Mikrobiologi, Biologi Sel, dan Biokimia, ilmu lain
                   yang juga digunakan dalam Bioteknologi, yaitu Virologi (ilmu
                   mengenai virus), Teknologi Pangan, Biologi Pertanian, Biologi
                   Kedokteran, dan Biologi Kehutanan.



                                                                                             C
                        Bioteknologi tidak hanya berkembang pada akhir-akhir ini
                   saja. Bioteknologi telah dimanfaatkan sejak ribuan tahun yang     Perkembangan
                   lalu, di segala bidang, seperti industri pangan, obat-obatan,      dan Aplikasi
                   pertanian, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Misalnya,
                   ragi dimanfaatkan untuk pembuatan anggur dan bir (sekitar          Bioteknologi
                   6000 SM), pada 4000 SM ragi dimanfaatkan untuk roti yang         Tradisional dan
                   mengembang, dan pada 1512, bahan kimia yang penting bagi
                   manusia, seperti aseton, butanol, dan gliserol diperoleh dari          Modern
                   bakteri.
                        Di masa lalu, Bioteknologi dilakukan secara sederhana.
                   Perkembangan yang pesat baru terjadi setelah diketahui
                   mikroorganisme melakukan fermentasi. Penelitian ini dipelopori




                                                                                                       153
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169