Page 173 - 129 cover
P. 173
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
5. Olive Olive hijau Leuconostic mesenterodes Meliputi seluruh dunia
Lactobacillus pantarum
6. Poi Akar talas/keladi Bakteri asam laktat Hawaii
7. Asinan kubis Kubis L. mesenteroides Meliputi seluruh dunia
(sauerkraut) L. plantarum
8. Tauco Kedelai Aspergillus oryzae Asia
9. Kecap Kedelai A. oryzae atau Aspergillus Jepang, Indonesia
soyae
S. ruoxii
10. Tempe Kedelai Rhizopus oligosporus Indonesia, Suriname,
Rhizopus oryzae Irian Timur (Papua)
11. Sayur Asin Sawi hijau Bakteri asam laktat Meliputi seluruh dunia
Roti
1. Idli Tepung beras & Leuconostoc mesenteroides India bagian selatan
tepung kacang
2. kue-kue Tepung gandum Saccharomyces cerevisiae Meliputi seluruh dunia
3. Roti adonan Masaur Tepung gandum Saccharomyces exyguus California bagian utara
dari San Francisco (Amerika Serikat)
2. Mikroorganisme sebagai Pembasmi Hama
Tanaman
Banyak bakteri yang hidup sebagai parasit pada jenis
organisme saja dan tidak mengganggu atau merugikan
organisme jenis lainnya. Sifat mikroorganisme semacam ini
dapat dimanfaatkan dalam Bioteknologi pembasmian hama
atau dikenal dengan biological control. Contohnya, adalah
bakteri hasil rekayasa yang disebut bakteri minumes, merupakan
keturunan dari Pseudomonas. Bakteri ini dapat melawan
pembentukan es selama musim dingin. Contoh lain adalah
penggunan bakteri Bacillus thuringensis yang patogen terhadap
ulat hama tanaman. Pengembangan bakteri memberikan
banyak keuntungan. Pembasmian ulat hama dengan
Sumber: Image.google.co.id residu.
menggunakan Bacillus thuringensis ternyata tidak menimbulkan
dampak negatif kepada lingkungan serta tidak meninggalkan
Cara lain mengatasi hama tanaman adalah dengan
menghambat perkembangbiakan hewan hama. Caranya adalah
menyemprotkan feromon insekta pada lahan pertanian. Feromon
respon pada hewan sejenis seperti respon untuk seksualnya
Gambar 8.11 adalah substansi yang dikeluarkan hewan dan menyebabkan
Bacillus thuringensis menurun. Akibatnya, populasi hewan hama akan berkurang
secara perlahan-lahan.
162

