Page 18 - Normal Pendidikan Fondasi-Nilai dan Prinsip CU-2020-ok
P. 18

2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis. Prinsip demokratis ini bermakna
                  bahwa  pengelolaan  koperasi  didasarkan  atas  kehendak  anggota,  kemudian
                  dilakukan  oleh  anggota,  dan  ditujukan  untuk  pentingan  kesejahteraan  anggota.
                  Prinsip ini diwujudkan dalam  adanya kebijakan umum oleh anggota melalui RAT.
                  Kebijakan ini dilaksanakan oleh anggota melalui Pengurus dan dikendalikan oleh
                  aanggota yaitu Pengawas. Setiap kebijakkan selalu mengarah pada kesejahteraan
                  anggota.
               3. Pembagian  sisa  hasil  usaha  (SHU)  dilakukan  secara  adil  sebanding
                  dengan  besarnya  jasa  usaha  masing-masing  anggota.  Prinsip  ini
                  mengandung makna keadilan. Anggota yang memiliki banyak jasa kepada koperasi
                  akan mendapat lebih bagian dari SHU atau sebaliknya.
               4. Pemberian  balas  jasa  yang  terbatas  terhadap  modal.  Prinsip  ini
                  mengandung  makna  bahwa  koperasi  tidak  membenarkan  adanya  riba,  sehingga
                  terhadap  modal  (simpanan)  anggota  diberikan  jasa  yang  terbatas  sesuai
                  kemampuan koperasi.
               5. Kemandirian.  Prinsip  ini  mengandung  makna  koperasi  harus  hidup
                  mandiri.Kemandirian  koperasi  dalam  modal,  organisasi,  manajemen,  dan  SDM-
                  nya. Kelangsungan hidup koperasi tidak tergantung pada pihak lain.
               6. Pendidikan perkoperasian. Prinsip ini bermakna bahwa kegiatan pendidikan
                  untuk meningkatkan kemampuan SDM-nya. Kemampuan SDM-nya adalah kunci
                  sukses  organisasi  dan  usaha  koperasi.  Karena  itu  pendidikan  koperasi  harus
                  berkelanjutan sesuai dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan koperasi.
               7. Kerja  sama  antarkoperasi.  Prinsip  ini  bermakna  untuk  memperkokoh
                  kedudukan koperasi dalam menghadapi persaingan dunia usaha. Koperasi juga bisa
                  kerjasama dengan pihak-pihak non koperasi. Hubungan kerjasama ini harus saling
                  menunjang-sejajar-semitra. Yang harus dihindari dalam hubungan kerjasama ini
                  ialah menghindari pihak lain yang menjadikan koperasi sebagai “sapi perahan”.

                  Dari ketujuh prinsip koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992, dapat kita kenal
               empat karakteristik Koperasi, yaitu:
                  a. Koperasi  Kredit  sebagai  suatu  proses.  Sebagai  suatu  proses  karena
                     rentetan perubahan ke arah pertumbuhan dan perkembangan yang dilakukan
                     secara dinamis dan terbuka.
                  b. Koperasi Kredit sebagai suatu metode. Koperasi dibangun dengan cara-
                     cara terencana, bukan takhyul-mitis magis.
                  c.  Koperasi Kredit sebagai suatu program. Paduan berbagai kegiatan dalam
                     koperasi  mencakup  keutuhan  kehidupan  anggota,  menyentuh  kepentingan
                     masyarakat baik di level the grass root atau masyarakat madani atau masyarakat
                     kota.
                  d. Koperasi  Kredit  sebagai  suatu  gerakan.  Gerakan  mencapai  cita-cita
                     masyarakat  kita  (Indonesia).  Bentuk  nyata  dari  gerakan:  kekeluargaan  dan
                     gotong royong.

               3. Identifikasi Ciri-ciri CU
                    Peserta diajak untuk mengindentifikasi ciri-ciri CU.
                    Peserta dibagi dalam kelompok.
                    Peserta akan dibagikan kertas HVS.
                    Setiap kelompok membuat gambar – simbol atau sketsa pemahaman peserta
                     tentang CU, kemudian dipresentasikan.
                    Setiap kali presentasikan, bisa minta pertanyaan informatif dari kelompok
                     lain.


               18 | P a g e -   D i k l a t   P e n d a l a m a n   N i l a i - N i l a i   C U
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23