Page 55 - e-modul
P. 55
b. Mampu menyediakan informasi berkaitan dengan keberadaan logistik
yang dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan pengawasan dan
pengendalian logistik serta dapat digunakan sebagai instrumen
pengambilan keputusan berkaitan dengan tindakan-tindakan manajemen
logistik seperti pengadaan logistic, distribusi, dan penghapusan logistik.
c. Mampu menyediakan logistik yang siap pakai (ready for use) ke unit-
unit kerja maupun personel sehingga menjamin keberlangsungan
aktivitas maupun tugas setiap unit kerja maupun personel dalam suatu
organisasi melalui penyelenggaraan pengelolaan gudang dan distribusi
secara optimal.
2. Fungsi manajemen Sarana dan Prasarana
Fungsi dari manajemen sarana dan prasarana terdiri dari beberapa
tahapan yaitu :
a. Perencanaan
Untuk dapat mengembangkan
perubahan-perubahan kearah yang lebih
baik, perlu adanya sebuah perencanaan
yang memuat keinginan usaha sadar
dalam bentuk rumusan dasar dan
pedoman guna suatu tindakan. Dengan
kata lain, bahwa perencanaan adalah
hasil rangkuman dari kaitan tugas pokok,
aturan, gagasan, pengetahuan,
pengalaman, dan keadaan atau
Sumber : kaskus.co.id lingkungan.
Gambar 2.33 Perencanaan
Pengeloaan logistik yang cenderung semakin kompleks dalam
Sumber : kaskus.co.id pelaksanannya akan sangat sulit dalam pengendaliannya apabila tidak
Gambar 2.25 Planning
didasari dengan perencanaan yang matang. Perencanaan yang baik
menuntut adanya monitoring (pengawasan), evaluasi dan reporting
yang memadai, yang berfungsi sebagai umpan balik (feed back) untuk
tindakan pengendalian terhadap deviasi-deviasi yang terjadi.
Perencanaan untuk kebutuhan yang akan datang terkadang
dihadapkan kepada hal-hal atau masalah-masalah yang tidak pasti.
55