Page 274 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 274
***
Kini kepala sekolah, guru‐guru, dan penjaga sekolah
sudah beraktivitas seperti semula. Untuk terhindar dari
penyebaran korona, kami melakukan aktivitas di sekolah
dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah
ditetapkan. Di antaranya memakai masker, menjaga jarak,
sering mencuci tangan, dan menjaga imun tubuh dengan
mengonsumsi makanan yang bergizi.
Anak‐anak belum diizinkan belajar di sekolah.
Pembelajaran yang dilakukan tidak tatap muka, melainkan
belajar dari rumah (BDR). Seminggu sekali anak‐anak datang
ke sekolah mengumpulkan tugas yang telah mereka kerjakan
di rumah. Saat mengumpulkan tugas anak‐anak harus
memperhatikan protokol kesehatan. Tidak hanya di sekolah
saja, anak‐anak selalu diingatkan untuk selalu menjaga
protokol kesehatan di mana pun berada.
Pembelajaran saat ini dilakukan dengan sistem dalam
jaringan (daring). Di sekolah guru‐guru disibukkan dengan
bimbingan melalui daring dan mengoreksi hasil pekerjaan
siswa. Kendala yang dihadapi oleh guru bermacam‐macam. Di
antaranya, banyak anak‐anak yang tidak memiliki gawai.
Bahkan gawai yang digunakan tidak milik mereka, tetapi milik
orang tuanya.
Tidak jarang orang tua siswa menanyakan hal ini kepada
kami. “Kapan anak‐anak sekolah, Bu?” kata Muntiah, salah
satu wali siswa kelas V.
“Menunggu keadaan membaik serta menunggu perintah
dari atasan, Bu,” jawabku, “mari kita berdoa, agar pandemi
lekas sirna dari bumi ini sehingga keadaan bisa normal lagi.
Anak‐anak kembali belajar secara tatap muka.”
262 | 80 Cerpenis MediaGuru

