Page 45 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 45

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945


                  Mubyarto dan Dawam mewakili  Yogyakarta, sisanya
            mewakili Jakarta. Atau FE-UGM versus FE-UI.
                  Tim Ahli sejak diskusi awal setelah dibentuk memang sudah
            terlibat perdebatan. Sejak awal memang sudah alot. Hampir tak
            ada titk temu. Perdebatan yang paling alot adalah mengenai Pasal
            33. Mubyarto dan Dawam konsisten mempertahankan keaslian
            pasal tersebut. Sebaliknya, kubu Jakarta menginginkan pasal itu
            dimodifikasi.
                  Di situ persis peraturangan gagasan dimulai. Dan itu semua
            menghubungkan Pasal 33 dengan gagasan-gagasan besar di
            sekitarnya. Buku ini berusaha menyajikan semua perdebatan
            itu secara utuh dan obyektif. Inilah buku itu, buku perdebatan
            Pasal 33. Di buku ini kita dapat melihat sejauh mana keilmuan
            ekonomi diuji. Siapa pemenangnya kemudian akan pula diuji
            sebagai pemenang sejauh mana gagasan mereka konsisten
            dipertanggungjawabkan.

                                        ***


                        Catatan pendahuluan sebagai pembuka
                  buku ini tentu catatan yang serba terbatas, tak bisa
                  digunakan buat meringkus atau menyimpulkan
                  semua persoalan yang terjadi di masa lalu. Tetapi
                  jelas krisis-krisis ekonomi dan politik yang menyapu
                  Orde Lama, Orde Baru, adalah pelajaran penting bagi
                  bangsa ini untuk menata politik perekonomiannya
                  sekaligus menata keilmuan ekonominya seiring
                  sejalan menyusun masa depan.
                        Ilmu   ekonomi   mencari    sebab-sebab,
                  politik perekonomian mencari akibatnya. Ilmu


                                       xliv
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50