Page 41 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 41

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945


                  Di titik ini Stiglitz menegaskan:

                        …[s]aya yakin bahwa liberalisasi arus modal
                  merupakan faktor utama yang sangat penting
                  yang memicu krisis. Saya menyimpulkan hal ini
                  bukan hanya dengan mengamati secara cermat apa
                  yang terjadi di kawasan tersebut, tetapi dengan
                  mengamati apa yang terjadi di hampir seratus kirisis
                  ekonomi lainnya dalam seperempat abad terakhir…
                  semakin jelas bahwa seringkali liberalisasi pasar
                  modal merupakan pilihan yang mengandung resiko
                  tetapi tanpa hasil. Bahkan ketika negara-negara
                  tersebut memiliki bank-bank yang kuat, pasar
                  saham yang mapan…liberalisasi pasar modal dapat
                  membebankan resiko yang sangat berat.
                        Barangkali tak satu negarapun yang dapat
                  tahan menghadapi perubahan yang tiba-tiba dalam
                  sentimen investor, sentimen yang membalikkan arus
                  masuk menjadi arus keluar ketika para investor, baik
                  asing dan lokal, menyimpan dana mereka di tempat
                  lain. Tak dapat dihindari, pembalikan tersebut
                  semakin mempercepat krisis, resesi atau yang lebih
                  buruk lagi.


                  Stiglitz  secara  tidak  langsung  ingin  menekankan  bahwa
            lembaga-lembaga keuangan internasional ikut mendesak
            kebijakan-kebijakan liberalisasi  yang memicu krisis. Padahal
            sedikit bukti bahwa kebijakan tersebut mendorong pertumbuhan,
            karena itu berhubungan dengan kemampuan pemerintah negara



                                        xl
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46