Page 48 - MAJALAH 83
P. 48
kan dapat menyelesaikan persoalan
transportasi yang ada sekarang ini.
Selain itu, Mitra kerja harus dido-
rong terus agar lebih efektif melaku-
kan pembangunan infrastruktur, kare-
na itu pemerintah harus memberikan
tambahan anggaran untuk melakukan
percepatan pembangunan infrsatruk-
tur. “Pembangunan infrastruktur meru-
pakan urat nadi tapi harus ada skala
priporitas pembangunan,”paparnya.
Hal itu telah disampaikan kepada
rekan-rekan di DPR jangan sampai
adanya dikotomi antara wilayah In-
donesia barat dan timur karena itu
harus mengedepankan skala prioritas
apa yang sesungguhnya dibutuhkan
wilayah tersebut, kemudian karakte-
ristik daerahnya. misal kalau di Papua
cukup dengan pelabuhan kenapa
dibangun kereta api, kalau wilayah
Sumatra dibangun kereta karena
rutenya menyambung terus sesuai
dengan karakteristik wilayahnya.
Hobi pingpong
Ditengah kesibukannya sebagai
Ketua Komisi V DPR, Yasti masih me-
nyempatkan bermain Pingpong, na-
mum tidak serutin dahulu, sekarang
waktunya lebih banyak digunakan un-
tuk beristirahat karena memang jad-
walnya sangat padat.
“Saya dulu suka bermain golf,
pingpong, dan memancing tapi
sekarang kegiatannya tinggal ping-
pong saja, sekarang ini, kalau ada
waktu sering digunakan untuk
istirahat,”paparnya. Bahkan sabtu-
minggu saat ini selalu terisi waktunya,
dengan urusan konsolidasi partai dan
sebagainya.
Karena itu, apabila ada schedule
janji dengan teman-teman seringkali
tidak bisa karena adanya penugasan
partai. Kalau janji, tambahnya, se-
lalu bilang tentative, karena memang
waktunya lebih banyak mengurus ke-
pentingan bangsa dan Negara, partai
dan mengesampingkan kepentingan
pribadi. dalam memecahkan masalah bang- bahkan saya bilang sama rekan-rekan
Sebagai ketua komisi V DPR, sa ini. “Di Komisi V DPR kita selalu anggota DPR, kita harus mengejar
hubungan DPR dengan mitra kerja mengedepankan komunikasi dan yang implementasi anggaran bukan hanya
selalu mengedepankan komunikasi dibahas bersama harus implementatif penyerapan semata,”jelasnya. (si)
9
8 | PARLEMENTARIA | Edisi 83 TH. XLII, 2011 | 9
8 | PARLEMENTARIA | Edisi 83 TH. XLII, 2011 || PARLEMENTARIA | Edisi 83 TH. XLII, 2011 |
|
TH. XLII, 201 |
ARIA |
P
1
ARLEMENT
Edisi 83

