Page 47 - MAJALAH 83
P. 47

PROFIL





            jadi  pengusaha  merupakan  pang-  tuntutan profesi dan menjaga wibawa   Menurutnya  pro  dan  kontra  di
            gilan  hidupnya,  karena  menjadi   DPR  RI  dengan  terpaksa  berusaha   dunia  politik  itu  hal  yang  lumrah,
            seorang  pengusaha  dapat  lebih  be-  menkmati semuanya,”paparnya.   bahkan dinamikanya sama seperti di
            bas  mengekspresikan  diri.  “menjadi   Meskipun  dunia  politik  penuh   perusahaan-perusahaan. “Saya sudah
            pengusaha saya lebih enjoy dan lepas   intrik,  Yasti  berusaha  mendialogkan   terbiasa  menghadapi  laki-laki  mau-
            sementara  menjadi  anggota  DPR  RI   semua  persoalan  dengan  teman-te-  pun perempuan dalam bertugas dan
            tidak  merdeka  dan  terikat  norma-  man anggota di Komisi V DPR.  Bah-  sejauh ini kita saling menghargai satu
                                                                                 sama lain jadi sudah merasa sebagai
                                                                                 keluarga  besar  tidak  ada  lagi  fraksi-
                                                                                 fraksi di Komisi yang ada Fraksi Komisi
                                                                                 V DPR. Selain itu saling bantu-mem-
                                                                                 bantu satu sama lain jika ada pemba-
                                                                                 hasan dengan Pemerintah,”lanjutnya.
                                                                                 Bekerja maksimal
                                                                                     Selaku  anggota  Dewan,  memi-
                                                                                 liki tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)
                                                                                 menjalankan  fungsi  legislasi,  ang-
                                                                                 garan,  maupun  pengawasan.  Me-
                                                                                 nyoroti fungsi legislasi Komisi V DPR
                                                                                 mendapat  jatah  yang  cukup  besar
                                                                                 diantaranya yaitu revisi UU Rumah su-
                                                                                 sun, Revisi UU 38 tentang jalan, RUU
                                                                                 Jasa  konstruksi,  RUU  Pencarian  dan
                                                                                 pertolongan orang hilang. “Revisi UU
                                                                                 pelayaran itu harus segera diselesaikan
                                                                                 karena memang tugas beratmya yaitu
                                                                                 mensinkronkan dengan berbagai ke-
                                                                                 pentingan. Bahkan Pemerintah sendiri
                                                                                 belum sinkron satu sama lain. Mem-
                                                                                 buat UU tidak bisa cepat-cepat stake-
                                                                                 holder  diundang  semua,  dan  sosia-
                                                                                 lisasi kepada  masyarakat,”tandasnya.
                                                                                     Dia  mengatakan,  pernah  dalam
                                                                                 suatu  pembahasan  Komisi  V  DPR
                                                                                 deadlock  dengan  Pemerintah  ketika
                                                                                 melakukan pembahasan RUU Rumah
                                                                                 Susun.  Ketika  itu,  pembahasan  DIM
                                                                                 masih  ada  kendala  di  tingkat  peme-
                                                                                 rintah belum ada sinkronisasi, antara
                                                                                 Dirjen Cipta karya dengan badan per-
                                                                                 tanahan.
                                                                                     Saat  ini,  DPR  terus  mendorong
                                                                                 dan memprioritaskan penerbitan Pe-
                                                                                 raturan Turunan (Peraturan Pemerin-
            norma  bahkan  diteleponpun  sudah   kan  dirinya  tidak  sungkan-sungkan   tah)  terhadap  UU  yang  menyangkut
            sangat terbatas,”paparnya.        meminta  dikoreksi  apabila  memang   transportasi,  penerbangan,  UU  ten-
                Bahkan, lanjutnya, dahulu dirinya   dirinya  salah.  “Saya  telah  menyam-  tang kereta api, UU tentang jalan, dan
            lebih bebas dalam berpakaian artinya   paikan  kepada  temen-temen  komisi   pelayaran.
            bisa memakai kaos oblong, jeans dan   V  DPR  tolong  dikoreksi  karena  kita   Artinya,  PP  harus  segera  di  ter-
            bahkan  sandal  jepit.  “Sebagai  Ketua   sama-sama menjadi DPR RI yang di-  bitkan agar UU bisa diimplementasi-
            komisi  saya  merasa  bukan  diri  saya,   sumpah untuk memperjuangkan dae-  kan,  karena  apabila  sudah  terbit  PP-
            karena    memang    sudah    terbiasa   rah pemilihan kita dan aspirasi seluruh   nya maka program infrsatruktur bisa
            dengan  baju-baju  lapangan,  karena   rakyat Indonesia,”jelasnya.   segera berjalan dan DPR mengharap-





                                                                                                                                                                                                                                          9

             8                                                                                                                                                                                          | PARLEMENTARIA  |  Edisi 83 TH. XLII, 2011 |  9
             8 | PARLEMENTARIA |  Edisi 83 TH. XLII, 2011 || PARLEMENTARIA |  Edisi 83 TH. XLII, 2011 |
                                                                                                                                                                                                                             TH. XLII, 201 |
                                                                                                                                                                                                                  ARIA |
                                                                                                                                                                                                        |
                                                                                                                                                                                                                                       1

                                                                                                                                                                                                                       Edisi 83
                                                                                                                                                                                                         ARLEMENT
                                                                                                                                                                                                        P
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52