Page 57 - MAJALAH 83
P. 57
KUNJUNGAN KERJA
pemanfaatan sumber daya yang di- kejanggalan antara volume ekspor pertahun, ada lagi PT. Koba Tin hanya
miliki,” jelas Riefky. dengan kemampuan produksi. sekitar 8 ribu hingga 10 ribu ton per
Riefki juga mendorong pemerin- “Selain memanggil Bea dan Cu- tahun, jadi ada kelebihan sekitar 30 ri-
tah pusat dan pemerintah daerah un- kai, kita juga akan memanggil Kemen- buan ton yang tidak terdaftar apakah
tuk mengembangkan potensi energi terian ESDM (Energi dan Sumber Daya masuk royalti atau bukan saya tidak
terbarukan yang sangat luar biasa di Mineral), disitu kita bisa check berapa tahu,” terangnya.
Sulut. Sehingga Sulut dapat menjadi nilai ekspor timah dari sini dan kita Dia menggambarkan, penghasi-
Propinsi Energi Terbarukan. akan lakukan cross check jumlah lan dalam bentuk pajak dan royalti
“Jika ini dapat berjalan dengan ekspornya. Nanti akan diketahui kira- hampir mencapai 1,8 triliun per tahun.
baik bisa dijadikan sebagai proyek kira berapa jumlah yang jebol,” jelas Berarti dari 50 ribu ton timah, PT. Ti-
percontohan yang dapat ditiru bagi Ketua Rombongan Kunjungan Kerja mah, Tbk hanya membayar sekitar 2
propinsi-propinsi lain,” terang Riefky. Komisi VII, Achmad Farial (FPPP) saat triliun dalam bentuk pajak dan ro-
Dalam Kunjungan Kerja ke kunjungan kerja ke Sungailiat. yalti.
Provinsi Sulut Teuku Riefky Harsya (F- Komisi VII meminta Kantor Bea “Kalau 30 ribu ton pertahun ting-
PD) sebagai Ketua Tim, yang diikuti dan Cukai di Bangka Belitung untuk gal hitung saja, berarti 76 persen dari
oleh duabelas Anggota Tim Komisi melakukan pengawasan ekstra ter- 2 triliun tadi, inilah yang jadi pertan-
VII DPR RI yang terdiri dari Zainu- hadap dokumen pengiriman timah yaan bagi DPR. PT. Timah membayar
din Amali (F-PG), Milton Pakpahan ke luar negeri. Selain masalah ekspor, pajak dan royalti sesuai dengan kapa-
(F-PD), Heriyanto (F-PD), Asfihani (F- Komisi VII beharap pemerintah dae- sitas produksinya yakni 50 ribu ton
PD), Albert Yaputra (F-PD), Hartanto rah melalui Dinas Pertambangan dan pertahun, sedangkan timah ekspor
Edhi Wibowo (F-PD), Syamsul Bachri Energi dibantu Kepolisian mengawasi kita hampir mencapai 100 ribu ton,
(F-PG), Halim Kala (F-PG), Bambang kegiatan penambangan tanpa izin. jadi yang 30 ribu ton kemana?,” tan-
Wuryanto (F-PDIP), Irna Narulita (F- “Semua aparat harus bekerja sama. yanya.
PPP), Agus Sulistyono (F-PKB) dan Sebab ini demi kepentingan negara,” Farial menambahkan, Dia me-
Iqbal Alan Abdullah (F-Hanura). ujarnya. minta agar perusahan penambangan
Farial mengakui bahwa pajak dan juga dapat memenuhi sejumlah kewa-
KOMISI VII SOROTI royalti yang masuk ke kas negara tidak jiban, termasuk kewajiban mereklam-
KEJANGGALAN PRODUKSI terlalu besar. Menurut informasi yang asi lahan bekas penambangan. “Lahan
TIMAH diperolehnya, kemampuan PT. Timah yang sudah digali oleh PT Timah se-
dalam memproduksi timah hanya suai dengan kewajibannya mesti di-
Dalam Kunjungan Kerja Komisi sekitar 50.000 ton per tahun. Semen- reklamasi.
VII DPR RI ke Provinsi Babel, Komisi VII tara PT. Koba Tin hanya mencapai 8 “Seandainya lahan sudah ditam-
menyatakan akan segera memanggil ribu hingga 10 ribu ton per tahun. bang tidak direklamasi maka kita akan
Bea dan Cukai untuk menjelaskan do- “Menurut informasi yang saya getok kepalanya. Kalau yang melaku-
kumen ekspor timah asal Bangka Be- dapat, PT. Timah hanya memproduksi kan perusakan itu penambang liar,
litung. Sebab Komisi VII menemukan timah sebanyak sekitar 50 ribu ton siapa yang akan kita getok, sebab kita
Kunjungan Kerja Komisi VII DPR ke PT Timah, Propinsi Bangka Belitung
9
8 | PARLEMENTARIA | Edisi 83 TH. XLI, 2011 | 9
TH. XLI, 201 |
ARIA |
8 | PARLEMENTARIA | Edisi 83 TH. XLI, 2011 || PARLEMENTARIA | Edisi 83 TH. XLI, 2011 |
|
1
Edisi 83
ARLEMENT
P

