Page 59 - MAJALAH 83
P. 59

KUNJUNGAN  KERJA



            Kunker Komisi VIII Gelontorkan Dana


            Bansos Di Sulbar





                  alam   menjalankan   tugas-  tuk (JSLU) dan anak melalui Lembaga   dan 6 LKSA di Mamasa.
                  nya,  Komisi  VIII  DPR-RI  terus   Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).  Sedangkan  Bantuan  Langsung
            Dmelakukan  kunjungan  kerja          “Jangan  sampai  dalam  pelaksa-  Pemberdayaan  Sosial  (BLPS)  untuk
            (Kunker) ke daerah-daerah di nusan-  naa  nya  tidak  tepat  sasaran,”  tegas   Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di-
            tara  untuk  melihat  secara  langsung   Ketua Tim Kunker Komisi VIII DPR RI,   anggarkan sebesar Rp1.8 miliar untuk
            proses  pembangunan.  Kali  ini  kun-  Abdul  Kadir  Karding  (F-PKB),  di  sela   60  KUBE  yang  ada  di  Mamasa  dan
            jungan dilakukan ke Provinsi Sulawesi   pertemuannya  saat  menyerahkan   Mamuju  Utara.  Masing-masing  me-
            Barat (Sulbar) dan Provinsi Riau. Topik   dana Bansos secara simbolik kepada   nerima Rp30 juta, dan bantuan untuk
            kunjungan  terkait  masalah  bantuan   Gubernur Provinsi Sulbar.     pertumbuhan  Rp1,7  miliar  dengan
            sosial dan urusan haji.               Dana Bansos terdiri dari Jaminan   alokasi Rp20 juta untuk satu KUBE, di-
                Saat Kunker ke Sulbar, Komisi VIII   Sosial  Penyandang  Cacat  (JSPACA)   berikan kepada 85 KUBE yang terse-
            menggelontorkan  dana  bantuan  so-  sebesar  Rp482.400.000  diberikan  ke-  bar  di  lima  kabupaten.  Sebanyak  14
            sial  (Bansos)  yang  diserahkan  lang-  pada  134  orang  penyandang  cacad   KUBE di Majene, 18 KUBE di Mamasa,
            sung  Ketua  Tim  Kunker  Komisi  VIII   yang  tersebar  di  beberapa  kabupa-  22 KUBE di Mamuju, 26 KUBE di Pole-
            DPR RI, Abdul Kadir Karding  kepada   ten,  de  gan  besaran  untuk  perorang   wali dan 5 KUBE di Mamuju Utara.
            Gubernur Provinsi Sulbar, Anwar Ad-  Rp300.000 per bulan, kemudian Jami-  Ikut  serta  dalam  tim  kunjungan
            nan  Saleh  di  Mamuju,  Sulbar,  belum   nan Sosial Lanjut Usia (JSLU) dengan   kerja  tersebut,  beberapa  orang  ang-
            lama ini.                         total bantuan sebesar Rp360.000.000   gota komisi VIII DPR RI, di antarannya
                Dana  sebesar  Rp4.9  miliar  yang   akan  diberikan  kepada  100  orang   : Anita Yacoba Gah (F-PD), MH. Said
            bersumber  dari  dana  Dekonsentrasi   Lansia  yang  tersebar  di  dua  kabu-  Abdullah  dan  Mauel  Kaisiepo  (F-PDI
            Kementerian  Sosial  tahun  anggaran   paten  provinsi  Sulbar,  yaitu  Mamuju   Perjuangan),  Hj.  Herlini  Amran  (F-
            2011  merupakan    wujud  kepedulian   dan Polewali Mandar dengan besaran   PKS) dan H.Amran (F-PAN) serta ikut
            lembaga DPR-RI terhadap masyarakat   Rp300 ribu per orang yang diberikan   mendamping jajaran dari Kementrian
            Sulbar. Dana tersebut, selain digunak-  selama satu tahun.           Agama  RI  dan  Kementrian  Sosial  RI.
            an untuk membantu pengusaha kecil     Sedangkan  Bansos  untuk  anak   (TVP/ton)
            dalam rangka meningkatkan pereko-  dialokasikan  sebesar  Rp598.965.000
            nomiannya juga diberikan untuk para   disalurkan  melalui  Lembaga  Kese-  Akan kaji ulang aturan haji
            penyandang  cacat  berupa  Jaminan   jahteraan Sosial Anak ( LKSA ) terdiri   Dalam  kesempatan  kunjungan  ke
            Sosial  Penyandang  Cacat  (JSPACA),   dari,  10  LKSA  di  Mamuju,  8  LKSA  di   Mamuju  ini,  Abdul  Kadir  Karding
            para lanjut usia (lansia) dengan ben-  Majene, 12 LKSA di Polewali Mandar   mengatakan  akan  meninjau  kembali
                                                                                 aturan haji di Indonesia. Menurutnya,
                                                                                 aturan haji di Indonesia saat ini belum
                                                                                 disesuaikan  dengan  peraturan  baru
                                                                                 yang  telah  dikeluarkan  pemerintah
                                                                                 Arab Saudi tentang pembagian kuota
                                                                                 haji.  “Kami  akan  meninjau  kembali
                                                                                 aturan  haji,  dan  lebih  berhati–hati
                                                                                 dalam  menentukan  Biaya  Perjalanan
                                                                                 Ibadah Haji ( BPIH ),“ katanya.
                                                                                     Salah  satu  yang  menjadi  perha-
                                                                                 tian serius tentang ibadah haji, lanjut
                                                                                 Karding,  adalah  sistim  pembagian
                                                                                 kuota  haji.  “Pemerintah  Arab  Saudi
                                                                                 bersama dengan negara-negara yang
                                                                                 tergabung  dalam  Organisasi  Konfe-
                                                                                 rensi Islam (OKI) telah mengeluarkan
                                                                                 aturan,  dimana  kuota  yang  berlaku
            Suasana pertemuan anggota Komisi VIII dengan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Sulbar  untuk  Indonesia  adalah  dengan  sys-





             0                                                                                                                                                                                          | PARLEMENTARIA  |  Edisi 83 TH. XLI, 2011 |  1
                                                                                                                                                                                                                                          1
                                                                                                                                                                                                                  ARIA |
                                                                                                                                                                                                                              TH. XLI, 201 |
                                                                                                                                                                                                        |
             0 | PARLEMENTARIA |  Edisi 83 TH. XLI, 2011 || PARLEMENTARIA |  Edisi 83 TH. XLI, 2011 |
                                                                                                                                                                                                        P
                                                                                                                                                                                                                                      1

                                                                                                                                                                                                         ARLEMENT
                                                                                                                                                                                                                       Edisi 83
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64