Page 66 - MAJALAH 67
P. 66

KUNJUNGAN KERJA


                                                                         pusat ke daerah.
                                                                          “Semoga fakta-fakta di beerapa tempat di NTB
                                                                         dapat menjadi bahan terbaik dan referensi
                                                                         khusus di Komisi VIII DPR untuk mengambil
                                                                         kebijakan dalam menuntaskan permasalahan
                                                                         di NTB
                                                                          Menurut Mesir, banyaknya masalah yang
                                                                         ditemui harus segera ditangani dan dibantu
                                                                         dalam menyalurkan aspirasi dari hasil lapangan
                                                                         karena ini merupakan tugas dan wewenang
                                                                         komisi VIII DPR RI diantaranya bidang sosial,
                                                                         agama,   pemberdayaan    perempuan,
                                                                         perlindungan anak dan penanggulangan
                                                                         bencana.
                                                                          Sementara, Latifah Iskandar (F-PAN)
                                                                  mengatakan, untuk menanggulangi masalah perempuan
                     Dorong  sentralisasi  program                yang mengemuka di lapangan harus diselesaikan secara
                        Saat Kunker ke Jabar, Wakil Ketua Komisi VIII DPR  structural
                     Hilman Rosyad Syihab mengatakan, DPR mendorong  Menurut Latifah, didaerah ini Remiten, tenaga kerja
                     adanya sentralisasi program pengentasan masalah sosial  atau buruh migran lebih besar dari APBD. Sementara
                     seperti panti asuhan, balai penyandang cacat, sehingga  itu dirinya melihat anggaran untuk menangani masalah
                     program dapat lebih terfokus dan terarah.    ketenagakerjaan sangat minim.
                        “Program yang mencuat didesentralisasikan karena  Untuk itu Latifah mengharapkan kepada
                     adanya otonomi daerah, namun hal ini
                     menyebabkan control pusat lemah terhadap
                     program pemberdayaan masalah sosial,
                     dampaknya      adalah     pendanaan
                     kurang,”katanya
                        Menurutnya, Depsos harus mendorong
                     adanya sentralisasi program menyangkut
                     masalah-masalah sosial karena, terangnya, ini
                     merupakan amanat pelaksanaan UUD 45.
                     “anak terlantar dijamin oleh Negara sesuai
                     dengan UUD 45, karena itu program untuk
                     penyandang cacat harus sentralistik selama ini,
                     melalui otonomi, APBD Kota/provinsi dananya
                     selalu kurang,” katanya.
                        Ia menambahkan, anggaran Depsos saat ini
                     berkisar 3.5 Triliun, oleh karena itu Unit
                     pelayanan Teknis harus disentralistik seperti
                     balai penerbitan Brailie dan pelatihan-pelatihan  pemerintah agar kebijakan-kebijakan di Provinsi NTB
                     sementara untuk wilalyah diknas itu merupakan  yang selama ini belum berkeadilan dan kesetaraan
                     wewenang diknas.                             gender ini harus selalu diupayakan kearah yang lebih
                        Menurut Hilman, saat ini memang sudah ada  baik.
                     peraturan yang mengharuskan 1 persen tenaga kerja  “Karena banyak masalah yang muncul dan akar
                     harus penyandang cacat namun terlihat masih kurang  permasalahannya adalah ketimpangan gender.” Kata
                     implementasinya sehingga akses penyandang cacat tidak  Latifah.
                     terbuka luas. “oleh karena itu depsos harus terus  Selain itu tidak hanya kesetaraan gender, Latifah
                     mendorong ketrampilan para penyandang        menambahkan NTB juga menghadapi masalah
                     cacat,”katanya.                              perlindungan anak dan penanganan gizi buruk.
                                                                     “Ini sangat Ironis, karena NTB adalah daerah
                     Selesaikan Secara Struktural                 lumbung padi, yang seharusnya ada sebuah system atau
                        Ketua Tim Kunker Komisi VIII DPR ke NTB   pranata sosial yang harus diselesaikan dan kembali
                     Mesir Suryadi mengatakan, kunjungan Kunker ke  muaranya kepada pemimpin kepala daerah beserta
                     Provinsi NTB bertujuan menyerap aspirasi dan fakta-  aparat atau seluruh jajarannya,” katanya. (si/dns/bsr)
                     fakta terkait bidang Sosial, Agama dan realisasi anggaran


            66      PARLEMENTARIA TH. XXXIX NO. 67
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71