Page 14 - Stabilitas Edisi 196 Tahun 2023
P. 14
EDITORIAL
Asuransi Menapaki
Jalan Perubahan
ektor asuransi sepanjang sejarah yang bisa perbankan (meski untuk soal ini masih bisa
dicatat di belantara industri keuangan diperdebatkan karena perbankan mendapat uluran
Tanah Air, masih kalah mentereng tangan yang sangat besar dari pemerintah). Soal
Sdibandingkan sektor perbankan. penetrasi pun tampaknya kondisinya masih belum
Kenyataan itu masih berlangsung hingga sekarang. beranjak dari waktu sebelum pandemi menerjang.
Sewaktu krisis ekonomi yang dipicu oleh wabah Soal inklusi dan literasi keuangan, bisnis yang
virus corona pada 2020 lalu sejatinya bisnis ini menawarkan proteksi ini masih juga berada di
masih bisa berjalan meski dampak resesi dari bawah perbankan. Bahkan boleh dibilang hanya
pandemi itu tidak bisa dihindarkan. separo dari perbankan. Jika dirinci, mengacu pada
Malah seharusnya ia bisa memangkas jarak data resmi, literasi keuangan di industri asuransi
ketertinggalan dari perbankan dengan melakukan tembus 15,8 persen pada 2016, lalu naik ke 19,4
transformasi yang lebih cepat dibanding persen pada 2019, dan kembali melesat menjadi
pesaingnya itu. Namun harus diakui, bahkan ketika 31,72 persen pada tahun berjalan 2022. Sementara
masa pemulihan ekonomi yang ditandai dengan inklusi di industri perasuransian mencapai 12,01
dicabutnya kebijakan pembatasan mobilitas persen pada 2016, naik menjadi 13,15 persen pada
penduduk secara resmi, hal itu tidak terjadi. 2019 dan kembali meningkat 16,63 persen pada
Dilihat dari pencapaian kinerja keuangan tahun berjalan 2022.
sepanjang masa resesi akibat Covid-19, sektor Akan tetapi jika diteliti lebih dalam,
asuransi memang harus mengakui keunggulan angka-angka literasi-inklusi asuransi mampu
14 Edisi 196 / 2023 / Th.XVIII www.stabilitas.id

