Page 133 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 133
112 Generasi Muda Reforma Agraria
Ujungalang. Konsensus cenderung membahas batas wilayah
dan aset desa, pun demikian konsensus tersebut berubah
menjadi sengketa tatkala ada pelanggaran kesepakatan.
Pemilihan Klaces sebagai ibukota kecamatan didasari karena
wilayahnya yang diakses dengan mudah oleh tiga desa lainnya
baik melalui jalur laut maupun darat, serta ketersediaan
infratruktur dan situasi kehidupan sosialrelatif lebih aman.
Saat ini Klaces memiliki dua dusun, yakni Dusun Klaces dan
Dusun Klapa Kerep. Adapun Kampung Laut terdapat empat
desa, yaitu Klaces, Ujung Alang, Ujung Gagak, dan Panikel.
Sistem Pemerintahan Lokal dan Kepemimpinan Lokal
Sistem pemerintahan di Klaces mengikuti kaidah formal
negara yang terdiri dari RT, RW, Kepala Dusun, Kepala
Desa hingga Camat. Setiap elemen terdiri dari aktor-aktor
yang memiliki kewenangannya masing-masing. Di Klaces,
pemilihan Kepala Desa pertama dilaksanakan tahun 2006
yang mempertemukan Pak Samino melawan istrinya untuk
menghin dari calon tunggal. Kepemimpinan Pak Samino
sejak 2006 cukup baik sehingga mendapatkan kepercayaan
di periode keduanya. Dalam operasionalnya, Kades dibantu
oleh staf dalam struktur Desa, diantaranya adalah Kepala
Urusan Pemerintahan dan Kepala Urusan Pembangunan.
Berdasarkan pengamatan, simpati masyarakat perihal
pembangunan infrastruktur cukup tinggi. Namun, simpati
tersebut berbanding ketika Desa mengurusi pertanahan
serta sengketanya. Kepala Desa dalam penanganan sengketa
senantiasa mendelegasikan kekuasaannya kepada Kepala

