Page 21 - REFORMA AGRARIA EKOLOGIS
P. 21
kelembagaan agar menjadi lebih baik, akumulasi alat bukti
(evidence) berupa dokumen statis berupa foto kegiatan, surat,
daftar hadir, notulensi, dan berita acara daripada kegiatan real time
dan berkelanjutan dan serapan anggaran maksimal untuk hal-
hal konsumtif daripada hal-hal produktif. Dalam Pemberdayaan
Masyarakat, Kesempatan, Kapasitas, dan Keberdayaan subjek
pemberdayaan (masyarakat) lebih penting untuk diukur
pencapaiannya; demikian juga terhadap Kemanfaatan, Ketepatan
Aksi dengan Tujuan, dan Keberlanjutan program;
3. Pemosisian masyarakat sebagai objek penerima manfaat daripada
sebagai subjek pemberdayaan (Subjek Reforma Agraria/SRA)
justru menciptakan ketergantungan daripada kemandirian;
4. Secara praktik, Penataan Akses masih bias kelompok dominan
baik secara gender maupun ekonomi, dalam arti belum memberi
kesempatan atau aksi afirmasi bagi perempuan atau kelompok
rentan lainnya seperti difabel (penyandang disabilitas), kaum
muda, kaum miskin, lansia dan lain-lain yang sangat mungkin
juga bergender perempuan, sebagai akibat instrumen lapangan
(Petunjuk Teknis dan Kuesioner) yang belum sensitif persoalan
sosial, budaya, serta politik berbasis gender. Pemilihan lokasi juga
masih mengarusutamakan kemapanan bukan kerentanan; dan
satu masalah serius yang tidak tampak sebagai persoalan yaitu:
keberhasilan elektrifikasi lahan pertanian menyebabkan jumlah
sumber irigasi berupa sumur dangkal (sumur dengan kedalaman
tidak lebih dari 140 m, mengandalkan air permukaan bukan
akuifer) meningkat tajam dan menjadi ancaman kekeringan
masa depan, ini masalah ekologis yang senyap di balik success
story Penataan Akses Ro I TA 2021 hingga RO III TA 2023 yang
gegap.
5. Objek dampingan atau jenis usaha masyarakat masih homogen
atau seragam, sehingga pemodelan belum teruji untuk jenis usaha
yang beragam. Dalam konteks yang lebih luas, keadaan geografi
dan keragaman sosial ekonomi budaya dari lokasi Penataan
Akses belum mewakili kebutuhan nasional, dalam arti masih bias
daratan dengan corak agraris-industri, akan sangat berguna jika
6 REFORMA AGRARIA EKOLOGIS:
Praktik Penataan Akses Ramah Lingkungan di Desa Panjangrejo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul