Page 25 - REFORMA AGRARIA EKOLOGIS
P. 25
Penataan Akses RO I TA 2021 dan RO I TA 2022 merupakan hasil
rekomendasi Pemerintah Daerah dan keadaannya sudah cukup
mapan,
2. Lokasi merupakan kawasan rawan bencana karena merupakan
episentrum gempa bumi (sesar Opak) dan jalur tsunami melalui
sungai Opak yang bermuara di Samudera Indonesia.
3. Berdasarkan observasi awal, terdapat persoalan agraria yaitu
Konflik Agraria Struktural antara masyarakat dengan Pemerintah
Daerah (Dinas Pertanahan dan Tata Ruang) terkait pengadaan
tanah untuk kepentingan umum (pelebaran jalan menuju
Jembatan Soka yang diperbarui), berupa sertipikat tanah hasil
pembaruan hak milik dan Letter C belum dikembalikan kepada
masyarakat terdampak dan mangkrak selama 10 tahun.
4. Jenis usaha yang direkomendasikan Pemerintah Desa Panjangrejo
merupakan ikon desa yaitu Pertanian Padi Sehat dan Gerabah/
Keramik yang secara produksi berbahan baku lapisan subur
sawah baik lokal (Gerabah) maupun luar daerah (Keramik),
sehingga usaha Gerabah/Keramik ini mengancam Lahan Sawah
Dilindungi (LSD) yang merupakan misi ekologis ATR/BPN,
di lokasi usaha Gerabah kontraproduktif terhadap Pertanian
Padi Sehat, dan telah menimbulkan konflik laten masyarakat
setempat karena produsen Gerabah saling menambang bahan
baku di lahan bukan miliknya tanpa ijin selama bertahun-tahun;
5. Sumberdaya lokal melimpah dan belum dimanfaatkan optimal,
khususnya humat/pupuk kandang (kotoran sapi);
6. Alternatif solusi harus mempertimbangkan karakter masyarakat
yang religius, karena bahan baku alternatif perlu kajian fiqh
(kenajisan produk dan kehalalan pemasaran) agar diterima SRA;
7. FS memproduksi pengetahuan terkait Pengurusan Hak Tanah
untuk masyarakat agar masyarakat mengetahui syarat dan
ketentuan, tahapan/prosedur, biaya pengurusan setiap tahap,
dan durasi waktu untuk Waris (baik tanah bersertipikat maupun
belum bersertipikat) dan Pembetulan Sertipikat—Buku Saku
Pengurusan Hak Tanah ini direncanakan meliputi Hibah,
Balik Nama akibat Jual Beli, Penggabungan, Pemecahan, dan
10 REFORMA AGRARIA EKOLOGIS:
Praktik Penataan Akses Ramah Lingkungan di Desa Panjangrejo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul