Page 27 - REFORMA AGRARIA EKOLOGIS
P. 27

4.  Membekali SRA dengan keterampilan pengolahan sumber daya
                lokal  berupa: kotoran  sapi,  menjadi  bahan baku  untuk  pupuk
                kompos dan gerabah/keramik organik.
            5.  Membuka  peluang  penyebaran  kemanfaatan dalam  skala desa
                daripada  sebatas  jumlah responden  karena pendekatan  yang
                berfokus pada responden  semata  menimbulkan  kecemburuan
                sosial dari kelompok yang belum berkesempatan menjadi SRA
                dapat berujung konflik sosial.
            6.  Mengedukasi masyarakat terkait Hak atas Tanah melalui Buku
                Saku yang berguna dalam meningkatkan pelayanan Kementerian
                ATR/BPN  dan mengurangi  potensi konflik  akibat kurang
                informasi yang memadai terkait pengurusan hak. Buku Saku ini
                menjadi pintu masuk FS bagi Penataan Akses di manapun dan
                dapat disesuaikan menurut karakteristik masing-masing daerah,
                misalnya nilai BPHTB yang diatur Perda Kabupaten dan nama
                lembaga pengampu urusan BPHTB.

                Beberapa hikmah Penataan Akses RO I TA 2023 di Desa Panjangrejo
            yang dapat menjadi pembelajaran dalam Reforma Agraria antara lain:

            1.   Penataan Akses dapat berperan lebih dari upaya pertumbuhan
                ekonomi,  program  ini  dapat  pula  berkontribusi  dalam
                penyelesaian konflik-konflik agraria struktural maupun sengketa
                pertanahan horizontal;
            2.  Penataan Akses dapat turut menjawab persoalan Reforma Agraria
                di sisi Ekologis yang memengaruhi keberlanjutan ekonomi sosial
                budaya di suatu lokasi;
            3.  Penataan Akses dapat membuka kolaborasi yang lebih luas dari
                yang dibayangkan oleh perumus regulasi, yaitu Pentahelix, hal ini
                akan sangat berguna ketika kolaborasi antarlembaga pemerintah
                mengalami kendala struktural,  hambatan  kultur  birokrasi, dan
                kesadaran tentang Reforma Agraria OPD belum memadai.
            4.  Penataan Akses dapat mengambil peran mencerdaskan kehidupan
                bangsa  dengan produksi pengetahuan  bagi  masyarakat,
                khususnya SRA,  terkait hak-hak  agraria,  sehingga masyarakat
                dapat mengurus sendiri hak tanahnya, atau sekurang-kurangnya,



            12    REFORMA AGRARIA EKOLOGIS:
                  Praktik Penataan Akses Ramah Lingkungan di Desa Panjangrejo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32