Page 244 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 244

BAGIAN  III   223
                                                            Pelaksanaan

            jasa dengan  kualitas  terbaik  pada  harga yang  kompetitif.  Di  sisi
            lain, ia juga berfungsi sebagai alat kebijakan untuk mendorong
            pertumbuhan ekonomi inklusif, seperti peningkatan partisipasi
            UMKM, penguatan industri dalam negeri, serta dukungan terhadap
            riset dan pengembangan inovasi lokal. Pendekatan ini menunjukkan
            bahwa pengadaan pemerintah tidak hanya berorientasi pada efisiensi
            anggaran,  tetapi juga pada pencapaian tujuan pembangunan yang
            lebih luas.  Prinsip  value for money  sebagai inti  dari pengadaan
            barang/jasa  pemerintah  harus  dipahami  secara  komprehensif,
            tidak terbatas pada  pencarian harga  terendah  semata.  Konsep  ini
            mencakup pertimbangan menyeluruh terhadap  kualitas produk,
            ketepatan waktu penyelesaian, kesesuaian  spesifikasi teknis,  serta
            dampak jangka panjang dari pengadaan tersebut. Implementasinya
            diwujudkan melalui mekanisme seperti penetapan Harga Perkiraan
            Sendiri  (HPS)  yang  rasional,  evaluasi  penawaran  berbasis  kualitas
            dan biaya,  serta penerapan standar pengawasan yang ketat untuk
            memastikan akuntabilitas.

                Penguatan  ekonomi  nasional  melalui  pengadaan  barang/
            jasa pemerintah juga tercermin dalam kebijakan afirmatif yang
            memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha dalam negeri,
            khususnya UMKM. Kebijakan ini diwujudkan  melalui pengaturan
            khusus  yang memprioritaskan penyedia  lokal, pencadangan paket
            tertentu untuk usaha kecil,  serta penyederhanaan persyaratan
            administrasi bagi pelaku usaha yang masih berkembang. Langkah ini
            tidak hanya mendorong pemerataan ekonomi, tetapi juga memperkuat
            ketahanan  industri  nasional  dalam  menghadapi  persaingan
            global. Digitalisasi pengadaan barang/jasa pemerintah menjadi
            perkembangan terkini yang merevolusi tata kelola pengadaan secara
            fundamental. Transformasi dari sistem konvensional ke pengadaan
            elektronik tidak  hanya  meningkatkan  efisiensi  dan  transparansi,
            tetapi juga memperluas akses bagi pelaku usaha di berbagai daerah.
            Sistem pengadaan elektronik memungkinkan pelacakan proses secara
            real-time, mengurangi praktik kolusi, serta memfasilitasi partisipasi
            yang lebih inklusif dari penyedia barang/jasa.
   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249