Page 172 - Jalan Penyelesaian Persoalan Agraria: Tanah Bekas Hak, Pengakuan Hukum Adat, Penataan Tanah Batam, Percepatan Pendaftaran Tanah, dan Integrasi Tata Ruang
P. 172
Evaluasi Proses Pendaftaran Tanah ... 155
4) Strategi S-T
1. Menyingkat prosedur birokrasi pelayanan pendaftaran tanah.
2. Melakukan legalisasi aset dengan memanfaatkan FFP dengan
tingkatan hak yang berbeda.
3. Melakukan pendaftaran tanah secara sistematik dan parti-
sipatif untuk mengejar kelengkapan dan kumatahiran data.
4. Merevisi Peraturan tentang Pendaftaran Tanah yang mampu
menjamin secara mutlak seseorang yang sudah mempunyai
sertipikat kepemilikan tanah.
5. Meningkatkan sistem pelayanan feedback dengan menggu-
nakan teknologi informasi yang semakin berkembang.
6. Pemberian lisensi kepada tenaga survei dan Pemetaan dan
dievaluasi secara periodik untuk peningkatan penguasaan
terhadap teknologi serta daya saing tenaga surta internal
BPN.
5) Strategi W-T
1. Memaksimalkan SDM yang ada dari segi kuantitas dan kuali-
tas dengan menerapkan pengelolaan/manajemen perkan-
toran modern.
2. Memangkas birokrasi dengan merevisi peraturan-peraturan
yang menghambat pelayanan.
3. Meningkatkan kesejahteraan pegawai dengan menerapkan
peataan SDM dan pemberian remunerasi sesuai beban kerja
dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
4. Sosialisasi Peraturan dan SOP Pelayanan Pendaftaran Tanah
ke masyarakat dengan menggunakan media massa.
6) Strategi S-W
1. Memanfaatkan kewenangan dalam revisi peraturan yang ter-
kait dengan administrasi pertanahan.
2. Memaksimalkan SDM yang kompeten untuk melakukan
pembaharuan manajemen kantor.
3. Mengembangkan infrastruktur yang telah dibangun untuk
melakukan percepatan pelayanan.

