Page 14 - modul medpem sistem pencernaan
P. 14
C. Gangguan Sistem Pencernaan pada
Manusia dan Cara Pencegahannya
1. Diare
Diare merupakan berubahnya konsistensi tinja yang dikeluarkan sebagai akibat dari
perubahan transport air dan larutan bahan makanan yang terjadi di dalam usus. Dengan
kata lain diare adalah suatu kondisi seseorang buang air besar lebih dari tiga kali dalam
sehari dengan konsentrasi lembek atau cair. Hal ini didapatkan pada keadaan-keadaan
dengan gangguan intestinal yang menyangkut fungsi-fungsi digesti, absorpsi dan sekresi
oleh sel-sel kripta. Diare selain disebabkan karena berkurangnya proses absorpsi juga
dipengaruhi oleh proses sekresi aktif pada usus. Berdasarkan jangka waktunya, diare di bagi
menjadi diare akut dan diare kronis, diare akut yaitu diare yang terjadi kurang dari 7 hari
atau pada umumnya sekitar 3-5 hari. Sedangkan, diare kronis merupakan diare
berkepanjangan dengan lama gejala lebih dari 14 hari.
Pada umumnya diare disebabkan oleh infeksi intestinal oleh virus, bakteri, parasit, dan
Candida. Bakteri yang dapat menginfeksi tubuh dan menyebabkan diare diantaranya
adalah: Escherichia coli, Shigella, Salmonela, dan Vibrio cholerae.
Pencegahan diare dapat dilakukan dengan cara berikut:
a. Penggunaan air bersih untuk minum
b. Mencuci tangan sesudah BAB dan sebelum menyiapkan makanan atau makan
c. Membuang tinja dengan benar, penggunaan water closet untuk BAB
d. Mencuci bahan-bahan yang akan dimakan atau di masak dengan benar dan menyimpan
makanan di wadah tertutup agar tidak dihinggapi lalat.
e. Membuang sampah di tempat sampah.
Gangguan dan Cara
8 Penegahan