Page 68 - sara
P. 68
Program Pembelajaran PKL Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian – XII APHP
Bidang Pengolahan : Pembuatan Bakery dan Kue
1. Sosialisasi prinsip etika sejak awal : Sebelum siswa memulai praktik kerja lapangan,
pihak sekolah atau perguruan tinggi dapat memberikan pelatihan atau sosialisasi
tentang prinsip-prinsip etika yang harus diterapkan selama praktik kerja lapangan.
2. Memberikan contoh yang baik : Pihak sekolah atau perguruan tinggi dapat
memberikan contoh-contoh kasus nyata tentang bagaimana prinsip etika harus
diterapkan di tempat kerja. Hal ini dapat membantu siswa memahami pentingnya
prinsip etika dan bagaimana cara menerapkannya dalam situasi nyata.
3. Menjalin komunikasi yang baik dengan perusahaan : Pihak sekolah atau perguruan
tinggi dapat menjalin komunikasi yang baik dengan perusahaan tempat siswa
melakukan praktik kerja lapangan. Hal ini dapat membantu memastikan bahwa
perusahaan memiliki kebijakan dan prosedur yang sesuai dengan prinsip etika yang
telah dipahami oleh siswa.
4. Memberikan pengawasan dan bimbingan yang tepat : Selama siswa melaksanakan
praktik kerja lapangan, pihak sekolah atau perguruan tinggi dapat memberikan
pengawasan dan bimbingan yang tepat. Hal ini dapat membantu siswa memahami
bagaimana menerapkan prinsip etika dalam situasi yang berbeda-beda di tempat
kerja.
5. Memberikan umpan balik yang konstruktif : Setelah siswa selesai melakukan praktik
kerja lapangan, pihak sekolah atau perguruan tinggi dapat memberikan umpan balik
yang konstruktif tentang bagaimana siswa telah menerapkan prinsip etika selama
praktik kerja lapangan. Hal ini dapat membantu siswa memperbaiki diri dan
mempersiapkan diri untuk karir yang lebih baik di masa depan.
Dengan cara-cara tersebut, diharapkan siswa yang melaksanakan praktik kerja
lapangan dapat menerapkan prinsip-prinsip etika di perusahaan atau industri dengan
baik dan mempersiapkan diri untuk karir yang lebih baik di masa depan.
Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebuah dokumen tertulis yang berisi
instruksi rinci tentang bagaimana suatu tugas atau proses tertentu harus dilakukan.
Dokumen SOP biasanya disusun untuk memastikan bahwa suatu proses atau tugas
dapat dilakukan dengan konsisten dan efisien oleh orang yang berbeda-beda, serta
memastikan bahwa hasil yang diinginkan dapat dicapai dengan tingkat akurasi atau
kualitas yang diinginkan.
Ahmad Saifuddin – Kurikulum Merdeka Mengajar