Page 403 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 403
gemetar, kupasang kembali cincin inisial F itu ke jariku. Benda
kecil yang sempat kulepas, namun nyatanya masih menjadi
jangkar bagi jiwaku.
Pukul 08.45, aku memacu kendaraan menuju kampus.
Namun semesta seolah sedang ingin bercanda dengan luka yang
masih basah. Di pertigaan keluar komplek, sebuah Xpander hitam
melintas tepat di hadapanku, persis seperti miliknya. Jantungku
mencelos, mentalku merosot ke titik terendah. Sepanjang jalan
hingga tiba di kampus, aku hanya bisa terdiam, mengunci rapat
bibirku demi menahan tangis agar tidak meledak di depan orang
banyak.
Malam pun tiba, membawa sunyi yang lebih berat. Dengan
keberanian yang tersisa, aku membuka ponsel, mengecek pesan
terakhir berisi video hasil generate AI yang kukirimkan tempo
hari. Sebuah potret imajiner tentang masa depan yang kami
impikan: aku, Farras, dan Azell, buah hati kami nanti. Nihil. Tidak
ada balasan, bahkan sekadar tanda pesan itu telah dibaca pun
tidak ada. Sesak itu kembali datang, menghimpit dada hingga aku
meracau dalam isak yang pilu.
"Beb, tolong balik ke aku"
Namun logikaku yang kejam berbisik, mengingatkan bahwa aku
mungkin hanyalah orang baru yang mudah untuk kau lupakan,
403

