Page 415 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 415

BAB 86 : RUNTUHNYA MENARA MEI


             21 April 2026: Siluet Kain Rote, Cantik yang Menjadi Suram


               Pagi itu, atmosfer kampus mendadak riuh oleh gema Hari

          Kartini.  Sebuah  instruksi  dari  Bu  Ety  yang  mewajibkan  kami
          semua  merayakan  hari  emansipasi  ini  dengan  balutan  kebaya.

          Seketika  aku  dirundung  bingung,  lemari  pakaianku  di  Jakarta

          sama sekali tidak menyimpan selembar pun kain tradisional itu.
               Di antara gemercik air yang bersiap membasuh penat, aku

          berteriak  kecil,  bertanya  pada  Kak  Retha  apakah  ia  memiliki

          kebaya berlebih. Alih-alih kebaya, jemarinya justru memberikan
          selembar kain Rote khas NTT yang eksotis. Sejujurnya, tak ada niat

          sedikit  pun  di  hatiku  untuk  mengenakannya.  Namun,  demi
          menghargai  ketulusan  Kak  Retha,  aku  mencoba  kain  tersebut

          dipadukan  dengan  sebuah  blouse beraksen  pita  bergaya  Korea.

          Saat menatap cermin, aku tertegun. Perpaduan itu justru melekat
          begitu  sempurna,  melukis  siluet  tubuhku  dengan  keanggunan

          yang tak terduga.
               Setibanya di kampus, pasang mata menatapku penuh kagum.

          Pujian  demi  pujian  mengalir,  merayu  tubuh  rampingku  yang

          dianggap sangat serasi dengan lilitan kain Rote tersebut. Saat aku

          mengunggah  potret  itu  di  story WhatsApp,  ruang  pesanku


                                                                        415
   410   411   412   413   414   415   416   417   418   419   420