Page 67 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 67

"Gin,  basah.  Ambil  tisu  gih", perintahnya  dengan  nada  yang
          terlampau kasual di telingaku.


          "Enggak mau", jawabku dengan nada malas. Dari seluruh hal di
          dunia ini, aku paling benci didikte dan disuruh-suruh dengan cara

          seperti itu.
               Farras mendengus, lalu melontarkan kalimat yang seketika

          menyentak egoku: "Udah dikasih makan juga lo."

          Detik  itu  juga,  ada  sesuatu  yang  patah  sekaligus  membakar  di
          dalam dadaku. Kalimat itu benar-benar menyakitkan. Aku tidak

          pernah  meminta  untuk  dijemput,  aku  tidak  pernah  memohon

          untuk  ditraktir  makan,  bahkan  dialah  yang  memaksakan
          kehendaknya malam ini.

          "Lo aja yang ambil tisu. Kirim nomor rekening lu sekarang, biar

          gue  ganti  uangnya.  Perkara  bayarin  Gacoan  aja  lagaknya  udah

          kayak  bayarin  makan  di  Henshin", seruku  telak,  menatapnya
          dengan kilat amarah yang tertahan.

               Farras seketika terbungkam, kehilangan kata-kata. Namun,
          atmosfer  yang  mendadak  beku  dan  canggung  itu  justru

          membuatku muak. Dengan langkah malas dan hati yang dongkol,

          akhirnya  aku  yang  mengalah  untuk  bangkit  mengambil  tisu.  Di
          dalam  hati,  aku  merapalkan  doa  agar  malam  ini  cepat  berlalu,

          berjanji pada diri sendiri bahwa aku tidak akan pernah sudi lagi


                                                                          67
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72