Page 73 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 73

Begitu membuka pintu mobil dan mendudukkan diri di jok

          penumpang,  aku  meraih  punggung  tangan  Farras,  menciumnya

          takzim sebagai bentuk hormat.
          "Pink semua... sampai botol minumnya pun pink,"     celetuk Farras

          langsung,  matanya  melirik  tumblr-ku  dan  minuman  jelly
          strawberry  yang baru saja kubeli di depan kos. Dia terkekeh pelan,

          lalu menambahkan, "Aku kira kamu bakal pakai outfit yang aneh

          kayak biasanya, tapi ini mix and match-nya bagus kok."
          "Ya lagian ngapain juga rapi-rapi kalau cuma buat makan bentar,"

          sahutku gengsi.

               Rencana awal kami hari ini adalah menjelajahi Perpustakaan
          Nasional (Perpusnas) lalu menyisir kawasan PIK 2. Namun, baru

          beberapa  kilometer  melaju,  Farras  tiba-tiba  membelokkan

          kemudi menuju sebuah mall. Dia baru teringat kalau hari ini ada
          agenda Car Free Day  yang berpotensi memacetkan rute, jadi kami

          memutuskan mengisi perut terlebih dahulu.

               Hari itu, pertahanan tubuhku sebenarnya sedang runtuh. Flu
          dan  batuk  sialan  membuat  tenggorokanku  gatal  dan  kepalaku

          agak berat. Farras yang menyadari suaraku yang sengau langsung

          menunjukkan gurat cemas.
          "Kita cari apotek dulu ya? Beli obat,"  tawarnya lembut.





                                                                          73
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78