Page 76 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 76
Aku menggeleng, "Ini aja udah lucu." Tanpa membuang
waktu, aku langsung mengaitkan gantungan kunci itu di ransel
putih milikku. Kami melangkah masuk ke dalam area Perpusnas.
Langkahku mendadak terhenti saat menyadari satu hal.
"Aku nggak bawa KTP" ujarku pelan, meringis.
Farras menghela napas panjang, menatapku pasrah. Beruntung,
KTP hanya digunakan sebagai jaminan untuk menitipkan tas di
loker. Sebagai gantinya, petugas memberikan sebuah totebag
transparan untuk wadah barang bawaan yang diizinkan masuk.
Begitu berpindah tangan, Farras langsung menyambar totebag
transparan itu dari genggamanku. Padahal isinya hanya dua buah
ponsel pintar yang ringan, namun inisiatifnya untuk membawakan
barangku membuatku diam-diam menghargai usahanya untuk
bersikap jantan.
Sebelum menuju jajaran buku, kami menyempatkan diri
berkeliling di sebuah ruangan yang menyajikan pameran lukisan.
Visual di dinding cukup memanjakan mata, namun fokusku justru
kerap terdistraksi oleh gestur pria di sebelahku. Aku melirik
Farras diam-diam. Hari itu, penampilannya benar-benar
memancarkan aura 'bapak-bapak' yang kental, kaos polo oranye
cerah dengan celana hitam, disempurnakan dengan sneakers Nike
abu-abu. Cara dia mengitari galeri dengan kedua tangan yang
76

