Page 35 - Islamic-theology-Ibnul-Jawzi-membongkar-kesesatan-akidah-Tasybih-meluruskan-penyimpangan-dalam-memahami-sifat-sifat-Allah-Nurul-Hikmah-Press-173-Hal
P. 35

Islamic Theology  | 27

           Lalu hasil tulisan itu semua aku jadikan sebuah kitab yang berjudul
                                                                .
           al-Bâz  al-Asyhab  al-Munqidl  Alâ  Mukhâlif  al-Madzhab Kemudian
           dalam masalah-masalah furû„  aku menuliskan kitab dengan judul al-
           Mudzhah-hab Fî al-Madzhab, kitab Masbûk al-Dzahab, dan Kitab al-
                   .
           Bulghah Dalam  masalah  Ushul  aku  menulis  buku  dengan  judul
           Minhâj al-Wushûl Ilâ ‘Ilm al-Ushûl. Jumlah keseluruhan karya yang
           telah aku tulis sebanyak dua ratus lima puluh kitab.
                  Aku melihat ada beberapa orang dalam madzhab Hanbali ini
           yang berbicara dalam masalah akidah (teologi) dengan pemahaman-
           pemahaman yang ngawur   . Ada tiga orang yang menulis karya terkait
                                                            45
           dengan masalah ini, yaitu; Abu Abdillah bin Hamid , al-Qâdlî Abu

                                                  46
                                                                         47
           Ya„la  (murid  Abu  Abdillah  bin  Hamid) ,  dan  Ibn  az-Zaghuni .
           Mereka  semua  telah  menulis  kitab-kitab  yang  telah  merusak

                  45
                     Bernama Abu Abdillah al-Hasan bin Hamid bin Ali al-Baghdadi
           al-Warraq,  salah  seorang  pemuka  madzhab  Hanbali, w  403  H.  Banyak
           menulis akidah tasybîh; yang beberapa di antaranya dibongkar oleh Ibnul
           Jawzi dalam kitab ini. Dia adalah salah seorang guru terkemuka bagi al-
           Qâdlî  Abu Ya„la al-Hanbali.
                  46  Bernama Muhammad bin al Husain bin Muhammad bin Khalaf
           bin Ahmad al-Baghdadi al-Hanbali, dikenal dengan sebutan al-Qâdlî  Abu
           Ya„la al-Hanbali. Lahir tahun 380 H, wafat 458 H. Banyak menyebarkan
           faham  tasybîh,  salah  seorang  yang  paling  bertanggungjawab  atas
           kerusakan Madzhab Hanbali. Syekh Abu Muhammad at-Tamimiy berkata:
           “Abu Ya„la telah mengotori orang-orang Madzhab Hanbali (al HaNabilah)
           dengan kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan air lautan sekalipun”.
           (Diriwayatkan oleh Ibnul Atsir dalam al-Kâmil Fî at-Târîkh). Ini berbeda
           dengan Abu Ya„la ahli hadits penulis kitab Musnad (dikenal dengan kitab
           Musnad Abi Ya„la al-Maushili). Yang ke dua ini bernama; Ahmad bin Ali
           bin al-Mutsanni bin Yahya bin Isa al-Maushiliy, lahir tahun 210 H, wafat
           tahun 307 H (satu pendapat mengatakan wafat tahun 306 H).
                  47  Bernama Abu al-Hasan Ali bin Abdullah bin Nashr az-Zaghuni
           al-Hanbali,  w  527  H,  termasuk  yang  paling  bertanggungjawab  atas
           kerusakan madzhab Hanbali.
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40