Page 19 - Renungan El Bethel - AGUSTUS 2022
P. 19
T
ES
Y
F
N
TI
ER
O
W
MO
O
P
POWER OF TESTIMONY
“Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka.”
Wahyu 12:11a
Bacaan: Wahyu 12:10-12
ada akhir tahun 2019 kita tahu bahwa Covid-19 melanda seluruh dunia. Dampaknya
a da
memengaruhi hampir seluruh sendi kehidupan seperti ekonomi, pendidikan dan lain-lain.
P PPada akhir September 2020, saya dan istri sempat terkena virus ini. Mau tidak mau kami
harus isolasi mandiri selama 30 hari. Ini artinya kami harus berpisah untuk sementara dengan
anak kami yang baru berusia 1 tahun 2 bulan pada waktu itu. Barulah di awal November kami
dinyatakan negatif dari virus Covid-19.
Yang ingin saya saksikan adalah bagaimana saya berjanji pada Tuhan kalau saya sembuh, saya
harus bersaksi menceritakan kedahsyatan Tuhan yang saya dan keluarga alami melalui akun
Instagram ; dan saya melakukannya. Usai kesaksian melalui live di instagram, saya menerima
banyak sekali respon dari teman, sahabat dan kolega yang memberi semangat, bahkan tidak
sedikit yang meminta masukan dan saran, karena ternyata mereka juga mengalami hal yang
sama seperti saya dan keluarga.
Saya jadi teringat Wahyu 12 :11 yang berkata “dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak domba,
dan perkataan kesaksian mereka… ” Iblis itu dikalahkan dengan dua hal itu ; yang pertama oleh
Darah Anak Domba dan yang kedua oleh kesaksian kita. Jadi kesaksian adalah hal yang sangat
penting bagi orang percaya, karena dengan bersaksi artinya kita sudah mengalami kebesaran
Tuhan dan pertolongan-Nya. Hal ini sangat ditakuti iblis musuh kita. Ketika kita mengalami Tuhan
dan kita menyimpan semuanya sendiri, itu mungkin baik untuk kita, tapi tidak cukup baik untuk
memperlebar kerajaan-Nya, karena dampaknya Cuma kepada kita pribadi bukan ke banyak orang.
Orang yang bersaksi itu seperti melempar wifi, orang yang punya frekuensi yang sama akan
menangkap dan akan merespon apa yang kita saksikan. Kita tidak pernah tahu siapa saja yang
mengalami kelemahan dan bisa dikuatkan oleh kesaksian dan pengalaman kita bersama Tuhan.
Tugas kita adalah bersaksi. Di zaman global ini tidak hanya bisa bersaksi di gereja sewaktu ibadah
dan menunggu giliran kita untuk maju untuk bersaksi. Kita sebenarnya bisa membuka sosial
media kita dan bersaksi di sana. Hasilnya Dahsyat!! Kenapa dahsyat? Karena orang yang bersaksi
bukan sekadar berbicara, tetapi sudah MENJALANI DAN MENGALAMI.
PERENUNGAN
Mari coba renungkan setiap kebaikan Tuhan, hal-hal apa saja yang sudah kita alami bersama
dengan Tuhan? Sudahkah kita menyaksikannya?
DOA
“Bapa di sorga, aku bersyukur atas kesetiaan-Mu dalam kehidupanku, karena banyak hal yang telah RABU
Kau buat. Kiranya, mulai saat ini, Kau terus mengajar hatiku untuk mengingat setiap kebaikan-Mu
RABU
dan bersaksi kepada orang lain. Aku rindu untuk mengalami Pribadi-Mu setiap waktu. Di dalam
Nama Yesus, Amin.”
(Henry) 17 AGUS
TUS
2
17 DESEMBER 2021
02
2

