Page 21 - Renungan El Bethel - AGUSTUS 2022
P. 21
IMAN YANG BERTUMBUH
IM A N Y A N G B E R T U M B U H
Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau
yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
2 Timotius 3:14
Bacaan: 2 Timotius 3:10-17
da beberapa hal dalam hidup, ketika kita dimuridkan ataupun memuridkan, yang tidak
da
bisa kita ajarkan melainkan harus ditangkap, atau mungkin lebih akrabnya kita bisa
A Amenyebutnya dengan: dialami sendiri. Pada salah satu surat Paulus ini, Paulus sedang
mengajarkan bagaimana iman itu bertumbuh di tempat-tempat yang sulit. Namun, ada sesuatu
yang membuat apa yang kita alami akan menjadikan iman kita lebih bertumbuh, yaitu ajaran –
yang disebutkan diawal perikob oleh Paulus adalah ajaran, cara hidup, pendirian, iman, kesabaran,
kasih dan kekuatan.
Seringkali, kita mengambil jalan pintas dengan tidak mempedulikan ajaran atau pengetahuan.
Padahal, bagaimana kita memahami ajaran-ajaran yang sudah Tuhan tetapkan akan membuat
setiap hal yang kita lakukan lebih maksimal. Bagaimana Rasul Paulus menghadapi sesuatu
menjadi lebih powerful ketika ia mengerti ajaran-ajaran Kristus (2 Timotius 3:16).
Ada sebuah contoh yang bisa kita ambil: kita mengerti Kristus telah mati mengalahkan maut
dan kita telah hidup dalam kuasa penebusan-Nya. Lewat pengetahuan akan hal itu (yang sudah
kita pelajari lewat Kitab Injil tentunya), otak kita akan diisi pengetahuan bahwa kita punya kuasa
dan kita hidup dengan kuasa. Dengan begitu, kita bisa mematahkan setiap belenggu dosa yang
mengikat hidup kita dengan kuasa yang sudah Yesus berikan dalam hidup kita.
Iman bertumbuh lewat pos-pos kehidupan yang kita lewati. Satu hari, iman kita akan diuji (2
Timotius 3:11). Disaat itulah, pengetahuan kita akan Tuhan menjadi penting. Karena pengetahuan
itu akan menjadi bahan bakar ketika kita sampai pada pos kehidupan yang sulit.
Ketika kita berjanji untuk setia pada Yesus, kita butuh ketaatan untuk mempraktikkan setiap
pengetahuan yang kita punya. Kita tidak bisa sekedar berjanji setia, tetapi kita harus taat. Karena
manifestasi dari kesetiaan kita pada Yesus adalah ketaatan kita mengikuti Dia dan berjalan dalam
perjalanan iman yang sudah Dia tetapkan.
PERENUNGAN
1. Apakah kita masih menganggap remeh pengetahuan akan Tuhan?
2. Apakah kita masih sulit untuk taat dengan pengetahuan yang sudah kita terima?
DOA
“Bapa, kami bersyukur kalau kami boleh mengalami banyak hal bersama dengan Engkau. Kami JUMAT
bersyukur kalau kami dikaruniai akal budi untuk bisa belajar banyak hal tentang apa yang Tuhan
mau dalam setiap hidup kami. Ampuni kami kalau kami masih menganggap remeh setiap ajaran
JUMAT
dan firman-Mu dalam hidup kami. Ampuni kami kalau kami masih belum bisa menaati apa yang
sudah Engkau ajarkan dalam setiap kitab-Mu. Bapa, ajari kami selalu untuk punya hati yang taat
dan selalu mau belajar tentang ajaran-ajaran-Mu supaya dalam perjalanan iman kami, iman kami
terus bertumbuh ke arah Kristus. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.” 19 AGUS
(Kezia G.) TUS
2
19 DESEMBER 2021
02
2

