Page 16 - E-MODUL PASTRY DAN BAKERY “SWEET BREAD” PROGRAM KEAHLIAN KULINER
P. 16
membentuk senyawa yang bersifat kenyal. Gluten akan
menentukan mutu adonan, pengembangan volume adonan dan
juga termasuk penampilan roti yang dihasilkan, khususnya dalam
pembentukan struktur crumb. Sifat-sifat fisik gluten yang elastis
dan dapat mengembang ini memungkinkan adonan dapat
menahan gas pengembang dan adonan dapat mengge-lembung
seperti balon. Proses ini dapat membentuk rongga yang halus
pada roti serta tekstur yang lembut dan elastis.
Sebaiknya tepung terigu disimpan di wadah yang tertutup,
tempat yang sejuk, tidak terkena sinar matahari, ruangan bersih
serta memiliki ventilasi udara, dan jaukan dari benda-benda tajam,
serta tidak langsung bersentuhan dengan lantai.
Gambar 1. Tepung terigu protein tinggi
Sumber: Dokumentasi pribadi, 2024
b. Air
Dalam pembuatan roti, cairan memiliki banyak fungsi.
Menurut Putri, (2017: 28) fungsi air yaitu sebagai pengikat,
berhidrasi dengan bahan kering. Jumlah air perlu diatur agar
adonan dapat ditangani dengan baik jangan sampai terlalu lembut
dan lengket. Adonan sangat menentukan kualitas roti.
Perbandingan air yang digunakan dalam formulaasi roti paling
baik adalah 55% hingga 65% berdasarkan berat tepung. Air
sebagai media untuk pengendalian suhu dalam membuat adonan
roti, dan Pelarut untuk bahan lainnya, membentuk adonan selama
proses pencampuran membuat roti, serta air memegang peranan
untuk gelatinisasi pati ( starch ) selama proses baking.
16