Page 63 - Panduan Peningkatan Kebermaknaan Hidup dalam Pencegahan Pelanggaran Lalu Lintas Menggunakan Teknik Modeling Setting Kelompok
P. 63
pelanggaran lalu lintas dan
tindakan terhadap
kematian.
5) Mengarahkan kegiatan 5) Peserta layanan bertanya
tanya jawab antar anggota mengenai hal-hal yang belum
kelompok yang belum dipahami.
dipahami mengenai topik
akibat pelanggaran lalu
lintas dan tindakan terhadap
kematian.
6) Mengarahkan peserta 6) Peserta layanan membahas
layanan untuk mendalami topik remaja dan kebermaknaan
topik remaja dan hidup.
kebermaknaan hidup secara
mendalam.
7) Menafsirkan penjelasan dari 7) Peserta layanan memperhatikan
peserta layanan sesuai dan menyimak secara seksama.
dengan keadaan diri peserta
layanan.
8) Peserta layanan mengisi lembar
8) Mengarahkan peserta kerja kelompok
layanan untuk mengisi
lembar kerja kelompok.
4. Tahap Penguatan (Motivation)
1) Membantu peserta layanan 1) Peserta layanan mengambil
mangambil keputusan dari keputusan mengenai topik
topik akibat pelanggaran akibat pelanggaran lalu lintas
lalu lintas dan tindakan dan tindakan terhadap
terhadap kematian. kematian.
2) Memberikan dukungan dan 2) Peserta layanan menerima
penguatan kepada peserta dukungan dan penguatan.
layanan terhadap keputusan
yang diambil dari topik
akibat pelanggaran lalu
lintas dan tindakan terhadap
kematian.
3) Memberikan penguatan 3) Peserta layanan memperhatikan
terhadap terhadap aspek- dan menyimak secara seksama
aspek yang ditemukan oleh
peserta layanan di dalam
kelompok.
4) Mengemukakan bahwa 4) Peserta layanan mendengarkan
kegiatan akan segera dengan seksama.
diakhiri
Page 62

