Page 205 - 5f871381b4cd9c6426e115cd17c3ac43
P. 205
Peran Keanekaragaman Hayati | 181
Sumber: FAO 2011
Gambar 105. Jasa-jasa ekosistem, pada kotak ekologi yang berbeda (udara,
tanah, air dan keragaman hayati) dan persinggungannya, yang dapat mening-
katkan atau menurunkan kegiatan pertanian
6.4.1 Binatang sebagai Penyerbuk agen penyerbuk dan satwa memerlukan
(Pollinator) untuk Meningkatkan Produksi bunga sebagai sumber pakannya (nektar
Pertanian dan Konservasi Tumbuhan dan serbuk sari). Sekitar tiga perempat jenis
Berbunga (Angiospermae) tumbuhan berbunga menggantungkan proses
penyerbukan pada satwa penyerbuk. Setiap
Perubahan iklim global dapat mengakibatkan jenis atau tipe bunga bersimbiosis dengan
perubahan fenologi yang menimbulkan dam- jenis atau kelompok satwa penyerbuk yang
pak buruk bagi keanekaragaman, populasi spesifik sehingga dikenal beberapa sebutan
dan habitat satwa penyerbuk. Belum ada pe- bunga yang menandai satwa penyerbuknya,
mantauan populasi satwa penyerbuk dengan misalnya bunga burung, bunga kelelawar,
cakupan daerah yang luas serta waktu yang bunga kumbang, bunga kupu-kupu, bunga
cukup panjang untuk menentukan apakah lalat, dan bunga lebah.
telah terjadi penurunan populasi serta kon-
sekuensi dari penurunan keanekaragaman Penelitian yang memberikan bukti ten-
dan populasi terhadap produksi pertanian. tang penurunan keanekaragaman penyerbuk
masih sangat terbatas, namun banyak petani
Di tempat yang relatif terbuka dengan menyadari bahwa telah terjadi penurunan ke-
angin yang memadai, pengiriman tepung anekaragaman dan populasi. Mereka memer-
sari dapat dilakukan cukup dengan bantuan lukan satwa penyerbuk untuk meningkatkan
angin. Di tempat yang relatif lembap, tepung produksi pertanian yang sedang dikelola.
sari juga ikut menjadi lembap sehingga sulit Petani salak telah melakukan penyerbukan
untuk diterbangkan oleh angin. Pengiriman silang dengan tangan, perusahaan kelapa
tepung sari dalam kondisi tersebut lebih se- sawit telah melakukan penyerbukan buatan
suai jika dibantu oleh satwa penyerbuk seperti dengan pengasapan serbuk sari, petani melon
serangga, burung atau kelelawar. Oleh sebab telah menyerbuki bunga dengan tangan un-
itu, Free (1993) berpendapat bahwa tumbuh- tuk meningkatkan produksi buahnya. Banyak
an di kawasan tropik umumnya mengalami kelemahan terhadap upaya penyerbukan
penyerbukan entomofili atau pembungaan buatan tersebut, antara lain tidak efisien atau
yang dibantu oleh serangga. memerlukan banyak tenaga kerja, efektivitas-
Hubungan antara bunga dan satwa nya rendah, dan cara yang salah justru akan
penyerbuknya merupakan simbiosis mutu- membunuh banyak individu penyerbuk.
alisme, bunga membutuhkan satwa sebagai

